26 Sep 19:46

9 Tangga Cinta Purwakarta Istimewa

Prioritas pembangunan tersebut dirumuskan dalam “9 Tangga Cinta Purwakarta Istimewa “ yang terdiri atas :

  1. Peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui bantuan pembangunan rumah tidak layak huni, pemberian bantuan modal peternakan/modal usaha.

  2. Perlindungan jaminan kesehatan, hari tua dan kematian bagi seluruh masyarakat, peningkatan kualitas puskesmas rawat inap dan pembentukan Bank Gizi di setiap puskesmas.

  3. Pengembangan sistem penyelenggaraan pendidikan yang berbasis kearifan lokal yang bernilai religiositas melalui pengenalan baca tulis Al-Qur`an sejak dini, integrasi pendidikan dasar 9 tahun, penguatan nilai 7 hari istimewa, pendidikan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah sampai tingkat SLTA, beasiswa bagi siswa / mahasiswa berprestasi istimewa, optimalisasi bantuan kelembagaan sosial dan keagamaan sebagai basis ketahanan kultur / tradisi serta peningkatan kualitas hidup para pendidik tradisi (guru ngaji, muazin, imam jum`at, khotib dan lain-lain).

  4. Pengembangan sistem pertanian organik di 17 kecamatan yang terintegrasi dengan sistem kehutanan, perkebunan, peternakan, perikanan dan ketahanan energi serta penguatan pusat pengobatan tradisional dan lumbung obat tradisional di Kecamatan Pasawahan, Pondoksalam, Wanayasa, Kiarapedes dan Darangdan.

  5. Penyempurnaan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, jaringan listrik, drainase perkotaan serta pengembangan sistem dan jaringan air bersih siap minum bagi masyarakat.

  6. Pengembangan layanan administrasipemerintahan yang berbasis perdesaan melalui penguatan Sistem E - Government sampai tingkat RT, Penguatan peran desa sebagai basis otonom Negara melalui program investasi desa, serta Peningkatan kualitas hidup Kepala Desa/Perangkat Desa, Bamusdes, LPM, Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, Linmas, Kader Posyandu, Kadus, RW dan RT.

  7. Pengembangan program investasi melalui penguatan dan pembukaan kawasan industri baru meliputi Kecamatan Bungursari, Campaka, Cibatu, Babakan Cikao, Jatiluhur, Sukatani, Plered, Tegalwaru, serta pengembangan Kawasan Kota Hijau (Green City) di Kecamatan Pondoksalam, Sukatani, Darangdan, Bojong dan Wanayasa.

  8. Pengembangan Purwakarta sebagai Kabupaten Pariwisata melalui penataan ruang publik, penataan bangunan perkantoran, penataan kawasan GOR Purnawarman, penyempurnaan Masjid Agung Purwakarta, pengembangan pusat kuliner berbasis tradisi, penataan kawasan perdagangan ciri khas Purwakarta Kecamatan Sukatani dan Bungursari, pengembangan Jatiluhur, Sukasari, Tegalwaru, Sukatani, sebagai daerah pariwisata berbasis hutan dan air, penataan Situ Bungursari, penyempurnaan kawasan Situ Buleud, Situ Wanayasa, Situ Cikumpay, Situ Cigangsa, serta Penataan Kawasan Wisata Hutan Cirende, Wanawali dan Cibukamanah.

  9. Penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Pasar Tradisional Leuwipanjang, Maniis, Sukatani, Bojong, Wanayasa, Pasawahan, Darangdan, Cibatu dan Campaka serta Penyempurnaan penataan pusat perbelanjaan Pasar Jumat.

Tag