23 Aug 17:14

Aspek Strategis Purwakarta

  1. Aspek Geografis Daerah

Kabupaten Purwakarta merupakan bagian dari Wilayah Provinsi Jawa Barat yang terletak diantara 107o30’ – 107o40’ BTdan 6o25’– 6o45’ LS. Secara administratif, Kabupaten Purwakarta mempunyai batas wilayah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang; Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat; Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor dan sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur. Kabupaten Purwakarta mencakup wilayah seluas 97.172 Ha, atau 971,72 km2. Secara geografis Kabupaten Purwakarta berada pada titik temu tiga jalur utama lalu lintas yang sangat strategis, yaitu jalur Purwakarta-Jakarta, Purwakarta-Bandung dan Purwakarta-Cirebon.

  1. Aspek Demografi Daerah

Berdasarkan data sensus penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta Tahun 2010, jumlah penduduk Kabupaten Purwakarta pada tahun 2010 sebanyak 851.566 orang yang terdiri atas 435.307 laki-laki dan 416.259 perempuan. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 6.057 orang jika dibandingkan dengan tahun 2009 yang sebesar 845.509 orang, sehingga angka Laju Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Purwakarta pada tahun 2010 sebesar 1,98%. Kondisi ini mengalami pertumbuhan negatif sebesar 0,30% jika dibandingkan dengan angka capaian laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2009 yaitu sebesar 2,28%. Angka laju pertumbuhan penduduk yang negatif salah satunya didukung oleh keberhasilan program keluarga berencana di Kabupaten Purwakarta dengan indikasi jumlah peserta baru yang mengikuti program KB semakin meningkat. Selain akibat faktor pertumbuhan penduduk alami, perkembangan jumlah penduduk juga dipengaruhi oleh faktor migrasi, baik migrasi masuk maupun migrasi keluar.

  1. Aspek Ekonomi Daerah

Kinerja pembangunan ekonomi daerah kabupaten Purwakarta dapat diamati dari berbagai indikator seperti pertumbuhan ekonomi makro, struktur perekonomian, pendapatan per kapita dan indikator ekonomi lainnya. PDRB kabupaten Purwakarta sebagai salah satu komponen indikator kinerja pembangunan ekonomi makro menunjukkan pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahunnya.

Perekonomian Purwakarta pada tahun 2007 mampu tumbuh sebesar 3,9 % dan meningkat cukup tajam di tahun 2008 menjadi 4,99%. Pada tahun 2009 pertumbuhan ekonomi menguat dengan angka 5,28% dan di tahun 2010 pertumbuhan ekonomi (LPE) diprediksi semakin menguat di angka 5,49%. PDRB Kabupaten Purwakarta Atas Dasar Harga Berlaku menurut data dari BPS Kabupaten Purwakarta pada tahun 2009 mencapai sebesar 14,156 Trilyun rupiah, meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2008 yang mencapai 13,216 Trilyun rupiah. Sedangkan pertumbuhan PDRB Kabupaten Purwakarta Atas Dasar Harga Konstan 2000 pada tahun 2009 mencapai 6,680 Trilyun rupiah, meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2008 yang sebesar 6,506 Trilyun rupiah. PDRB kabupaten Purwakarta selain menunjukkan pertumbuhan ekonomi kabupaten Purwakarta, juga dapat menggambarkan struktur ekonomi kabupaten Purwakarta

Struktur ekonomi tersebut dapat dilihat dari peranan masing-masing sektor dalam sumbangannya terhadap PDRB total dimana dari tahun 2007-2009 peranan terbesar didukung oleh kegiatan ekonomi yang tergabung dalam kelompok sektor industri pengolahan, berikutnya sektor perdagangan, hotel dan restoran dan kemudian sektor pertanian.

  1. Aspek Strategis

Pembangunan Kabupaten Purwakarta. Pelaksanaan Program dan kegiatan dalam pembangunan tahun 2010 ditujukan dalam upaya pencapaian visi dan misi Kabupaten Purwakarta yang telah dirumuskan dalam RPJMD Kabupaten Purwakarta Tahun 2008 - 2013. Program dan kegiatan prioritas yang terakomodir di setiap bidang atau sektor pembangunan, diharapkan mampu mencerminkan adanya kesatuan pembangunan antara aspek ekonomi, aspek sosial budaya dan aspek tata ruang dan infrastruktur Kabupaten Purwakarta. Untuk mendukung arah kebijakan yang jelas dan terarah perlu dirumuskan strategi. Dalam tatanan operasional strategi pembangunan kabupaten Purwakarta ditempuh melalui “SALAPAN LENGKAH NGAWANGUN NAGRI RAHARJA” (Program Pembangunan Purwakarta 2008-2013) sebagai strategi, target, sekaligus kerangka kerja pelaksanaan pembangunan Purwakarta Tahun 2008 – 2013. Secara garis besar program pembangunan Kabupaten Purwakarta dapat terangkum dalam empat aspek yaitu :

  1. Aspek Ekonomi

Strategi pembangunan pada aspek ekonomi mencakup upaya membuka peluang investasi guna mengembangkan dan mengoptimalkan pendayaan potensi ekonomi yang ada di kabupaten Purwakarta. Hal ini sejalan dengan langkah kesembilan dalam Salapan Lengkah Ngawangun Nagri Raharja, meningkatnya investasi serta pemanfaatan potensi ekonomi secara optimal diharapkan memberikan kontribusi terhadap indikator ekonomi makro yaitu PDRB, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Laju Investasi, tingkat daya beli masyarakat, Konsumsi Pemerintah, inflasi yang terkendali dan indikator sosial makro yaitu jumlah pengangguran terbuka yang diharapkan mengalami penurunan.

  1. Aspek Sosial Budaya

Strategi pembangunan aspek sosial budaya mencakup upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat dan kondisi sosial masyarakat yang bertumpu pada peningkatan kualitas pendidikan sebagaimana tertuang pada langkah pertama dan kedua dalam Salapan Lengkah Ngawangun Nagri Raharja. Dari strategi ini diharapkan dapat terbentuk masyarakat yang cerdas, siap pakai dan ber-akhlakul karimah. Upaya berikutnya adalah peningkatan derajat kesehatan dengan mengembangkan puskesmas rawat inap, pelayananan administrasi dasar kependudukan sampai tingkat desa seperti KTP, KK, Akte Kelahiran, ketenagakerjaan dan menurunkan keluarga miskin serta memelihara harmonisasi sosial dan nilai-nilai budaya daerah yang dapat merespon dinamika kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

  1. Aspek Infrastruktur dan Tata Ruang

Strategi pembangunan jaringan jalan merupakan upaya meningkatkan hubungan yang sinergis antar wilayah kabupaten dengan wilayah/daerah sekitar, mempercepat akses menuju pusat-pusat kegiatan perekonomian dan diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Purwakarta. Penegakan berbagai peraturan tata ruang dan infrastruktur sebagai upaya untuk mendukung keselarasan pemanfaaatan ruang yang mampu mengembangkan fungsi setiap kawasan, melindungi berbagai areal yang menjadi kebutuhan publik secara luas. Hal ini sejalan dengan langkah ke enam dan ketujuh dalam Salapan Lengkah Ngawangun Nagri Raharja.

  1. Aspek Pemerintahan

Strategi pembangunan Aspek Pemerintahan mencakup upaya pembangunan kelembagaan Pemerintahan Daerah yang dinamis dan demokratis disertai dengan pengembangan profesionalisme aparatur, berdasarkan kompetensi sesuai dengan prinsip Civil Servant dan Civil Mission, dan kebijakan pokok pelayanan masyarakat, manajemen pemerintahan diselenggarakan secara kreatif dan tanggap terhadap kehendak asyarakat dan taat kepada asas pertanggungjawaban publik.

Tag