26 Sep 19:59

Belajar Bentang Sejarah Purwakarta Melalui Bale Panyawangan Diorama

Kata siapa mengunjungi museum membosankan? Di Purwakarta mengunjungi museum bisa menjadi pengalaman menyenangkan namun tanpa melupakan sisi edukatif dari sebuah museum. Bale Panyawangan Diorama atau Museum Diorama menawarkan pengalaman museum yang interaktif karena museum ini dilengkapi dengan segudang aktifitas seru yang sudah terdigitalisasi. Sebagian besar naskah sejarah yang ada di Museum Diorama sudah dalam bentuk digital sehingga memudahkan pengunjung untuk dapat memahami bentang sejarah Indonesia dan Purwakarta sekaligus lebih menyenangkan bagi anak-anak. Selain itu juga terdapat bermacam-macam aktifitas menyenangka seperti bersepeda onthel secara digital melintasi kota Purwakarta dan Bioskop mini yang digunakan untuk menonton film tentang sejarah purwakarta.

Museum Diorama diresmikan pada 21 Februari 2014 oleh Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Museum ini berada di Gedung Kembar atau jantung ibu kota Purwakarta. Museum ini terbagi dalam sembilan kisah besar yang digambarkan ke dalam sembilan ruangan museum, yakni:

  1. Bale Prabu Maharaja Linggabhuwana, menyajikan Sejarah Tatar Sunda.
  2. Bale Prabu Niskala Wastukancana, semacam hall of fame yang menampilkan sosok para pemimpin Purwakarta
  3. Bale Prabu Dewaniskala, menggambarkan Purwakarta pada masa pengaruh Mataram, VOC dan Hindia Belanda dalam rentang waktu tahun 1620-1799
  4. Bale Prabu Ningratwangi, menyajikan Purwakarta pada masa Hindia Belanda tahun 1800-1942
  5. Bale Prabu Jayaningrat, menampilkan gambaran Purwakartapada masa pergerakan nasional dan masa pendudukan Jepang
  6. Bale Prabu Ratudewata, menyajikan keadaan Purwakarta pada masa kemerdekaan 1945-1950, dimulai dengan Peristiwa Rengasdengklok, dan pada jaman Demokrasi Liberal tahun 1950-1959
  7. Bale Prabu Nilakendra, menampilkan Purwakarta pada masa Demokrasi Terpimpin 1959-1967
  8. Bale Prabu Surawisesa, menyajikan Purwakarta pada masa pemerintahan 1968-1998, serta Era Reformasi 1998 hingga sekarang
  9. Bale Ki Pamanah Rasa, memberikan gambaran “Digjaya Purwakarta Istimewa” tahun2008-2018.

Museum ini beroperasi setiap hari. Senin-Jumat dari pukul 09.00-15.00 WIB. Sedangkan Sabtu-Minggu dari pukul 09.00-13.00 WIB. Masuk ke museum ini gratis. Bahkan pengunjung bisa ditemani dengan petugas museum yang cantik-cantik nan ramah. Petugas akan mengajak pengunjung berkeliling dan menjelaskan tentang bagian-bagian museum dengan cukup lengkap dan detail.