26 Sep 19:56

Kamis Jadi Hari Welas Asih di Purwakarta

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mencanangkan Hari Kamis sebagai Hari Welas Asih. Untuk tahap awal, program baru ini berlaku bagi seluruh pelajar dan pegawai di Purwakarta dengan tujuan memupuk rasa empati dari warga yang mampu kepada warga yang kurang mampu.

Hal ini diungkapkan oleh Dedi di sela soft launching ‘Kemis Poe Welas Asih’, Rabu (6/9) di SMPN 5 Purwakarta.

“Mulai besok kita canangkan ‘Kemis Poe Welas Asih’ (Kamis Hari Welas Asih-red). Ini bagian dari membangun pola Pendidikan Berkarakter. Setiap pelajar memiliki saudara angkat dan memberikan santunan dalam setiap Hari Kamis berupa satu gelas beras,” jelas Dedi.

Secara teknis, Dedi menyampaikan bahwa pelajar dalam satu kelas bisa dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok masing-masing dapat memiliki satu saudara asuh atau lebih. Saudara asuh ini setiap Hari Kamis mendapatkan santunan berupa beras.

“Bisa satu kelas jadi beberapa kelompok yang memiliki satu atau beberapa saudara asuh. Nanti kan berasnya jadi banyak dan beras itu diantarkan langsung, gak boleh dititip,” katanya menambahkan.

Bupati Purwakarta dua periode tersebut juga berharap agar program ini melahirkan generasi Purwakarta yang memiliki empati dan welas asih. Ditambah, menurut dia, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga bisa membangkitkan nilai filosopi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu Sila Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab,” pungkasnya. (*)