30 Apr 10:19

Pawai Mobil Hias Bambu Ramaikan Peringatan HUT RI ke 71 di Purwakarta

Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 71 di Purwakarta terus berlanjut. Setelah sukses dengan kirab bendera dan pengibaran bendera Merah Putih. Kini rangkaian acara tersebut turut dimeriahkan dengan pawai mobil hias bambu beserta defile dari Kopassus, Pakhas TNI AU, TNI Angkatan Darat dan Yon Armed Purwakarta. Iring-iringan pawai mobil dan defile mulai terlihat Rabu siang (17/8) di sepanjang Jl RE Martadinata Purwakarta.

Aneka mobil yang dihias dengan aksesoris berbahan dasar bambu tersebut ternyata menyesuaikan dengan tema Hari Jadi Purwakarta yang memang mengusung tema etnik Sunda dengan penekanan khusus pada bambu. Peserta pawai yang terdiri dari Dinas, Organisasi Masyatakat bahkan sampai tingkat desa ini terlihat sudah mempersiapkan mobil mereka sedemikian rupa dengan hiasan dari Hihid (kipas bambu), Boboko (bakul nasi dari bambu), tempat beas perelek hingga kentongan dan nampan dari bambu.

Masyarakat Purwakarta pun tampak antusias mengikuti acara yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB tersebut. Salah seorang warga Purwakarta Ria Setiadi (28) mengaku sengaja membawa anaknya Princes (8) untuk melihat acara yang dibuka secara langsung oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi itu. Dia menuturkan tema yang diusung tahun ini sangat berbeda dengan tema tahun lalu.

“Tahun ini berbeda karena temanya harus bambu. Kalau tahun kemarin kan tema nya tidak ditentukan dari panitia. Unik sih melihatnya. Kan seolah-olah kita melihat alat-alat dapur itu bergerak sendiri. Padahal sebenarnya kan mobil”. Tutur Ria kepada Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Bupati Purwakarta saat ditemui usai membuka acara mengatakan langkah festival dengan tema etnik sangat penting dilakukan agar menjadi stimulus bagi industri kreatif supaya terus berkembang. Ia berujar industri kreatif merupakan salah satu sektor yang memiliki prospek menjanjikan dalam rangka membangun ketahanan ekonomi masyarakat.

“Gazeebo dari bambu itu harganya mahal. Kerajinan dari bambu itu nilai ekonominya tinggi. Kenapa tema bambu begitu saya perhatikan? Ini kampanye kebudayaan. Jangan salah”. Tegas Bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.

Berdasarkan pantauan Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta, gerbang menuju Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta dan Gerbang menuju Taman Sri Baduga pun kini sudah berhias dengan aneka aksesoris dari bambu. (*)