23 Aug 17:07

Pelajar Purwakarta Kembali Panen Raya


Posted by: Humas Purwakarta in Berita
Pelajar di SMAN I Campaka yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler Pertanian kembali melakukan panen raya pada yang mereka tanam di lahan milik sekolah seluas 6000 meter lebih.

Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, Selasa (25/7) di lahan yang terletak di halaman belakang sekolah itu. Para pelajar yang sebagian besar mengenakan pakaian serba hitam tampak antusias memanen padi varietas mahonara yang berusia 3 bulan 14 hari.

Kepala Sekolah SMAN I Campaka, Nur Asiah Jamil dalam keterangannya di depan awak media mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan di institusi yang ia pimpin merupakan pelaksanaan dari Peraturan Bupati Purwakarta No. 69 Tahun 2015 tentang Pendidikan Berkarakter.

Sebagaimana diketahui, Perbup tersebut menekankan pendidikan aplikatif berbasis alam dan lingkungan sekolah.

“Ini bagian pendidikan aplikatif yang dirumuskan oleh Pak Bupati, sebagai pelaksanaan dari Konsep Pendidikan Berkarakter. Kami memanfaatkan lahan kosong di sekolah ini untuk ditanami tanaman, kami fokus pada produksi komoditas pertanian seperti padi dan palawija. Kami juga fokus memelihara ikan di kolam pinggir sekolah,” jelas Nur Asiah.

Sebelumnya diketahui, pelajar di SMAN I Campaka juga pernah memanen padi varietas IR64 dan Sogoon.

Adapun hasil panen tersebut dijual oleh para pelajar ke beberapa pedagang yang biasa berjualan beras di Pasar Ki Sunda, Leuwi Panjang, Purwakarta. Sementara hasil panen sayuran biasa dijual ke warung makan yang berada di sekitar sekolah tersebut.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang turut hadir membuka acara sekaligus memanen padi hasil tanam siswa di SMAN I Campaka menyampaikan apresiasi kepada para pelajar di sekolah tersebut terutama pelajar yang tergabung dalam ekstrakurikuler Pertanian.

Menurut dia, hari ini sudah jarang generasi muda yang mau terjun langsung menggeluti dunia pertanian. Pengetahuan dan tata cara praktik yang dipelajari oleh para pelajar, imbuh Dedi, dapat diterapkan oleh mereka saat nanti sudah tidak lagi duduk di bangku sekolah.

“Mereka selalu berhasil panen raya setiap tahun, ini bagus, menjadi bekal bagi mereka saat nanti keluar sekolah,” pungkasnya menutup. (*)