27 Jun 17:29

Sate Maranggi, dari Purwakarta Mendunia

[PURWAKARTA] - Para pedagang sate maranggi di Plered  mulai Rabu, 6 April 2016, akan mulai mengisi kios - kios di halaman stasiun Plered Kabupaten Purwakarta. Hal itu seperti diungkapkan oleh Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi,SH., ketika ditemui diruang kerjanya.Selasa (5/4).

Dedi mengungkapkan, bahwa mulai Rabu para pedagang sudah bisa mengisi kios - kios, yang dimana nanti kios tersebut diperuntukan untuk para pedagang dan gratis.

"Rabu mereka (pedagang) sudah bisa mengisi kios - kios yang telah disiapkan." ,singkatnya.

Kios sate maranggi merupakan salah satu fasilitas yang diberikan kepada pedagang, bertujuan untuk menata kawasan tersebut menjadi icon sate maranggi.

"Kita siapkan itu untuk para pedagang sate maranggi karena kawasan tersebut sudah ditata dan kawasan tersebut khusus untuk kuliner.", ungkapnya.

Untuk Penataan kios maranggi yang berjumlah 120 kios tersebut, Dedi menambahkan bahwa pemerintah sudah menganggarkan  2 Milyar untuk penataan serta  824 juta untuk sewa tanah per 5 tahun ke PT.KAI.

"yang kita anggarkan untuk penataan ini sebesar Rp. 2 Milyar serta sewa tanah dalam jangka 5 tahun sebesar Rp. 824 juta.", ujarnya.

Sedangkan menurut Ijah (42), pedagang sate yang sudah berjualan 10 tahun di sekitaran stasiun Plered mengungkapan, keinginannya segera pindah, karena tempat yang dia tempati sekarang sudah tidak nyaman.

"Ini dipinggir jalan, kurang mereunah (nyaman), pengen segera pindah, soalnya kan disana nyaman teduh terus ada parkirannya.", tuturnya.

Adapun terhambatnya pengisian kios yang rencananya akan diisi oleh 120 pedagang sendiri dikarenakan terhambat oleh status kepemilikan tanah, yang dimana adanya penyerobotan oleh perseorangan.

Humas Setda Purwakarta

 

Tag