30 Apr 10:19

Tiana, Korban Tumor Ganas yang Dibantu oleh Bupati Purwakarta

Tiana Noviyanti (15) Siswi SMP asal Darangdan sudah dua bulan terbaring tidak berdaya di rumahnya Kampung Cinusa Desa Nangewer Kecamatan Darangdan Purwakarta. Gadis yang hobi bermain Futsal ini menderita tumor ganas yang menggerogoti lengan kanannya. Tak ingin terus menerus anaknya mengalami sakit yang luar biasa, Ibunda Tiana, Icah (40) meminta bantuan kepada Bupati Purwakarta melalui SMS Center 08121297775.

Saat ditemui oleh Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta Minggu (10/7) Icah menjelaskan kronologis penyakit yang diderita oleh anaknya tersebut. Dua tahun lalu, anaknya terjatuh kemudian merasakan sakit dilengan kanan. Saat diperiksakan ke ahli tulang untuk dilakukan pengobatan, sang ahli mengkonfirmasi bahwa tidak terjadi gangguan tulang apapun pada anaknya tersebut. Namun lanjut Icah, Tiana masih merasakan sakit yang sama seperti saat pertama kali jatuh. “Belakangan muncul benjolan, lalu saya bawa ke Puskesmas karena ingin tahu anak saya sakit apa?”. Jelas Icah bercerita.

Karena keterbatasan alat, Puskesmas Kecamatan Darangdan kemudian merujuk Tiana ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta. Diagnosa dokter di Rumah Sakit Umum Daerah yang menyediakan pelayanan kesehatan gratis untuk warga tersebut membuat Icah dan keluarga terkejut. Pasalnya Tiana divonis menderita Tumor Ganas. “Dua bulan ini Tumornya tambah besar saja, kami memilih merawat Tiana di rumah karena tidak mau repot bolak balik ke Kota Purwakarta”. Kata Icah menambahkan.

Belakangan menurut Icah, ada pihak Yayasan Rumah Singgah Daarul Husna Bandung mendatangi rumahnya dengan tawaran bantuan. Sebagai rakyat kecil dia mengaku mau saja dibantu oleh Yayasan tersebut. “Ibu Chacha dari Yayasan itu datang menawarkan bantuan agar ditembuskan ke Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Saya mah nurut saja Pak, yang penting anak saya sembuh”. Kata Icah dengan raut sedih.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat dikonfirmasi mengaku pernah menerima permohonan bantuan dari Ibu Icah maupun dari pihak Yayasan Daarul Husna. Dia mengapresiasi yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kerap memfasilitasi masyarakat dengan pemerintah daerah tersebut. “Dari keduanya saya menerima keluhan, Ibu Icah melalui SMS Center dan Ibu Chacha atas nama yayasan langsung melalui Whatsap saya. Secara prosedur keluhan Ibu Icah sudah ditindaklanjuti oleh Puskesmas setempat bahkan sempat dirawat di Bayu Asih namun kan keluarganya memaksa agar Tiana dirawat dirumah”. Jelas Dedi

Menindaklanjuti usulan Yayasan Daarul Husna tersebut, Dedi kemudian merujuk Tiana ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Seluruh biaya perawatan tentu ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta, pihak keluarga tidak perlu memikirkan itu, selama menunggu Tiana di Rumah Sakit pun kami siapkan bekal. Tetapi kalau misalkan dari pihak yayasan ingin membantu, dana bantuan itu bisa dialihkan kepada Ibu Icah, bisa untuk modal usaha sehari-hari”. Kata Bupati yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.

Kondisi terkini Tiana terbilang mengkhawatirkan, Dokter pada Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menyarankan agar lengan Tiana diamputasi karena Tumor yang dia derita sudah terlanjur menjalar ke bagian tubuh yang lain. Saran ini ditolak oleh keluarga Tiana, akhirnya kini Tiana menjalani kemoterapi di Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut. (*)

Tag