banner

Kebijakan Purwakarta, Kebijakan Kearifan Lokal

 

Oleh: Kang Dedi Mulyadi

altPertama kali menjadi Wakil Bupati, saya merasakan ada yang aneh pada Pendopo Kean Santang. Pendopo untuk rakyat mengadu kepada pemerintah, seharusnya tidak terlalu tertutup dan seram. Kalau pendoponya tidak nyaman, mana mungkin rakyat merasa memiliki dan mendukung program pemerintah. Saat itu saya bercita-cita, “Bila saya jadi bupati kelak, saya akan mengubah pendopo ini menjadi lebih ramah dan mengundang kehadiran rakyat!”. Maka saya pun mengubah pendopo ini menjadi lebih terbuka.

Pendopo ini dinamakan Pendopo Kean Santang, nama seorang tokoh Sunda – yang kemudian menjadi penyebar agama – yang berani menjelajah ke segala arah untuk menemukan kebenaran. Kean Santang adalah sosok manusia yang terbuka dan perwira, ia mengakui  kekuatan orang lain dan siap untuk berubah sesuai dengan komitmen yang telah diberikannya. Saya pikir karakter seperti itulah yang seharusnya dipancarkan pendopo ini kepada semua PNS juga kepada rakyat Purwakarta. Maka, secara perlahan saya mencoba menghadirkan sosok Kean Santang sebagai teladan kehidupan yang terus mencari kebenaran dengan cara terbuka dan menepati janji.

Selengkapnya...
 

Tata Kota, Membangun Jiwa-Raga

Oleh: Dedi Mulyadi SH

altBetah jeung tumaninah adalah idaman setiap orang berada dalam suatu tempat dengan situasi dan kondisi yang ideal. Tidak saja tampak dari segi fisik (ragawi), tapi juga jiwa. Suatu daerah pada dataran rendah mendapat hukum alam bersuhu panas. Namun, jika keadannya tertata rapi dan masif dengan penghijauan, ia bisa tampil menyejukkan. Apalagi jika ditandai dengan sikap terpuji warganya sebagai nilai plus yang lahir dari kedalaman sanubari.

Sebaliknya, daerah dataran tinggi yang diserbu hutan beton yang tidak beraturan dan tak terkendali, alih-alih memberi hawa dingin malah membuat hidup tidak nyaman. Keadaan akan semakin tak karuan jika kondisi alam itu ditingkahi oleh polah warganya yang tidak memiliki etiket.

Membangun sebuah daerah adalah suatu pekerjaan besar. Ia memerlukan padat modal dan padat karya. Modal diperlukan untuk ongkos segala bentuk aktivitas pembangunan. Dan aspek padat karya merupakan kehadiran manusia secara signifikan dan bermakna di tengah derap pembangunan sehingga melahirkan suatu daerah-- yang menjelma menjadi kota -- bersifat madaniah.

Selengkapnya...
 

Rekrutmen Tenaga IT di Pemerintahan

Pendahuluan

altPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat telah merambah ke berbagai bidang kehidupan. Ia telah merubah cara orang bersosialisasi, cara orang berkomunikasi bahkan telah merubah cara hidup manusia. Bidang pemerintahan pun tak luput dari imbas perkembangan teknologi informasi ini. Cara kerja yang tadinya bersifat manual beralih pada cara kerja yang berbasis digital. Di meja kerja masing-masing pegawai sekarang ini sangat sulit bagi kita menemukan mesin tik manual, komputer telah menggantikan alat bantu mereka bekerja.

Sinergitas proses birokrasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memunculkan apa yang dinamakan dengan electronic government (atau sering disingkat dengan e-gov). E-government menjadi salah satu icon pembangunan di berbagai tingkat pemerintahan, baik tingkat pusat maupun daerah. Pembuatan website resmi (official website) pemerintah menjadi entry point bagi pemda untuk mulai membangun e-government di daerah. Kemudian disusul dengan pembuatan aplikasi-aplikasi/sistem informasi yang diharapkan dapat mendukung tugas kerja para pegawai. Tak ketinggalan juga proses selanjutnya adalah membangun infrastruktur jaringan yang menghubungkan antara satu dinas dengan dinas lainnya. Bahkan bisa menghubungkan kecamatan dengan desa-desa yang tersebar sampai pelosok. Koneksi yang digunakan mulai yang bersifat intranet sampai koneksi melalui internet.

Permasalahan

Berbagai permasalahan timbul dari pelaksanaan electronic government ini. Mulai dari masalah klasik seperti kekurangan anggaran, kekurangan sumber daya manusia, perubahan paradigma kerja, sampai pada belum ‘ajeg’nya institusi atau perngkat daerah yang berwenang menangani secara fokus tugas-tugas yang berkaitan dengan IT ini.

Selengkapnya...
 

Profil Pilihan

article thumbnailH. Dedi Mulyadi, SH


H. Dedi Mulyadi, SH dilahirkan di Subang pada tanggal 11 April tahun 1971. Masa sekolah dasar sampai sekolah menengah dihabiskan di kota kelahirannya. Beliau bersekolah di Sekolah Dasar Sukabakti sampai lulus tahun 1984, dan sekolah di SMP Negeri Kalijati pada tahun 1987. Kemudian melanjutkan sekolah di SMA Negeri Purwadadi pada tahun 1990. Sambil [ ... ]


You need Flash player 6+ and JavaScript enabled to view this video.

Login

Ingat saya

Polling

Ketika Mendengar Kata Purwakarta Yang Langsung Terlintas Dalam Pikiran Adalah?

Jatiluhur - 47.1%
Keramik Plered - 12.4%
Situ Buleud - 25.1%
Sate Maranggi - 15.4%

Total Voting: 958

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini5141
mod_vvisit_counterKemarin7034
mod_vvisit_counterMinggu ini37785
mod_vvisit_counterMinggu lalu51033
mod_vvisit_counterBulan ini158481
mod_vvisit_counterBulan lalu298157
mod_vvisit_counterSemuanya2291311

We have: 13 guests, 67 bots online
IP Anda: 38.107.179.223
 , 
Sekarang : 23 Feb, 2012

Chat Online

Easy download music file for free at Free Song Downloads