Pemberitaan di Media Bikin Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Penasaran tentang Purwakarta

2018-03-30 02:31:19

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yose Rizal mengaku dibuat penasaran tentang Purwakarta oleh pemberitaan di berbagai media. Dia dan rombongan berkunjung ke Diskominfo Purwakarta untuk mempelajari hal tersebut.

Massifnya pemberitan program daerah ini memang menjadikan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sebagai bupati terpegah Tahun 2017. Menurut Indonesia Indicator (I2), selama tahun tersebut dia diberitakan sebanyak 11.570 atau rata-rata 34 berita per hari.

Selama ini kami mendapatkan banyak informasi tentang Purwakarta melalui media. Kok, kami jadi semakin penasaran. Makanya kami berkunjung kemari, kata Yose, di kompleks Setda Purwakarta, Kamis (29/3/2018).

Yose dan rombongan mengaku ingin mempelajari tips dan trik agar program daerah di Riau diketahui oleh publik. Bukan hanya dalam tatanan regional melainkan dikenal luas secara nasional. 

Menurut Yose, terdapat satu ciri khas dalam karakter pemberitaan di Purwakarta yang sudah menjadi trademark, yakni kultur Jawa Barat. Karena itu, dia menegaskan ingin mengadopsi langkah-langkah yang sudah diterapkan di Purwakarta.

Khasnya yang kami telaah adalah promosi kebudayaan. Itu selalu ada dalam pemberitaan di Purwakarta. Karena itu, kami ingin sekali melihat cara bagaimana itu dilakukan, tetap modern tanpa melupakan kultur daerah, ucapnya.

Atas nama Diskominfo Purwakarta, Kepala Bidang Aplikasi dan Telematika Iyus Djunaedi mengapresiasi niatan Dinas Kebudayaan Riau secara kelembagaan. Dia berterima kasih telah memilih Purwakarta sebagai objek studi banding.

Ini merupakan penghargaan bagi kami di Purwakarta. Ya, beginilah adanya, semoga ada yang bisa dipelajari. Kami berterima kasih apabila ada program di Purwakarta yang akan diadopsi oleh Provinsi Riau, kata Iyus merendah.

 

Modern Berbudaya

 

Terkait program yang modern namun tetap berbasis kultur budaya, Iyus menyebut Purwakarta memiliki aplikasi Ogan Lopian. Nama aplikasi itu diberikan oleh mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sesuai nama senjata milik Bhatara Kresna. Dia merupakan penasehat Arjuna selama Perang Bharatayudha berlangsung.

Kami memiliki Ogan Lopian. Aplikasi modern berbasis pelayanan publik tetapi kaya unsur budaya, dari namanya saja sudah ‘culture’ sekali, jelasnya.

Dalam Ogan Lopian terdapat beberapa menu seperti Sampurasun Bursa Kerja, Sampurasun Ambulance, Sampurasun Bidan dan Sampurasun Dokter. Warga Purwakarta yang sedang mengalami gangguan keamanan pun dapat menggunakan aplikasi tersebut dengan memilih menu Samputasun Polisi.

Menunya bisa digunakan oleh warga Purwakarta saja, semua layanan ini khusus untuk warga Purwakarta, pungkas Iyus. (*)

IP Address

Anda Harus Tahu

Sejarah Bendungan Jatiluhur
Sejarah Bendungan Jatiluhur

1. Umum ...

Menyimak Kampung Monyet Hingga Keramik Di Purwakarta
Menyimak Kampung Monyet Hingga Keramik Di Purwakarta

KOMPAS.com – Gerombolan monyet liar dari ...

Berita

PPKS Respati Purwakarta Wakili Jabar pada Lomba Pengelolaan PPKS tingkat Nasional

...

Pemkab dan Polres Purwakarta Komitmen Tegakkan Perpres 15 terkait pengendalian pencemaran dan kerusa

...

Pemkab Purwakarta Bantah Telantarkan Masjid Agung Baing Yusuf

...

Tarawih Keliling, Pj. Bupati Purwakarta tekankan 3 Hal ini

...

Pojok Purwakarta

Profil Industri Purwakarta

Pada aspek letak, Kabupaten Purwakarta berada p...

Perekonomian Purwakarta

Purwakarta, sebuah kabupaten yang masyarakatnya...

Sejarah Purwakarta

Tempat yang mulai ramai, begitu arti nama Purwa...

Sosial Budaya

Seperti pada umumnya masyarakat yang berdomisil...

Iklim Purwakarta

Purwakarta beriklim panas yang terbagi atas zon...

Kondisi Geografis

Kabupaten Purwakarta merupakan bagian dari wila...