Forum Purwakarta
Purwakarta Punya Forum

Kebijakan Pemerintah

17 Komentar
  • akhmadnurhidayat1291@gmail.com
    Akhmad Nurhidayat

    Pak tolong atuh tertibin tarif angkot, kadang suka seenaknya klo udah malem gini Bukan masalah seribu atau dua ribunya tapi cara untuk minta tambahannya yang kurang enak

    Balas
    info.gagassp@gmail.com
    Gagas Sangga Pratama

    test programmer

    Balas
    liliamsali@gmail.com
    Lili Amsali

    Salam kenal,Mang Lili ti Bogor Mau konfirmasi apakah betul di purwakarta banyak pohon Pala,Kalau betul persisnya daerah mana?kami meluncur untuk membeli seluruh buah pala yang ada. Hatur nuhun info na

    Balas
    sichiboedan@gmail.com
    Kribo Edan

    maksimalkan kinerja pemerintah

    Balas
    riyanariyan282@gmail.com
    Stupid Chanel 13

    pak untuk perda tentang jam buka restoran di bulan ramadhan tahun sekarang bagaimana ? apakah boleh bukan dari pagi ?, soalnya saya bekerja di perusahan makan cepat saji dan oleh orang kantor, saya di suruh bukanya dari pagi, apakah boleh atau tidak ?, jika tidak saya mohon meminta surat edarannya

    Balas
    forumpurwakartakab@gmail.com
    Admin Purwakartakab

    @Gugun Gunawan Terima kasih atas pelaporannya, akan kami sampaikan langsung ke perangkat daerah yang menangani Dana Desa

    Balas
    ahmadgugun66@gmail.com
    Gugun Gunawan

    Selamat mlm, disini saya ingin mngadukan mengeluhkan mengenai dana desa khususnya di desa saya desa cibodas kec bungursari kab purwakarta. Sampai saat ini semenjak ada nya dana desa tdk ada perubahan dari segi pembangunan pasilitas umum, jalan, penerangan , disini saya sebagai warga desa cibodas bertanya2 kemanakah dana desa selama ini. Dipakai apakah dana desa yh tiap tahun nya. Karna saya dan warga lain tdk merasakan perbedaan . Desa kami berada di perbatasan dengan desa2 wilayah kab kerawang. Perbedaan kondisi jalan dan pasilitas umum sangat jauh berbeda. Tolong di tindak lanjuti agar peeubahan dan dana desa yg turun itu dapat di nikmati rakyat. Terimaksih

    Balas
    forumpurwakartakab@gmail.com
    Admin Purwakartakab

    @Noke Widya : Terkait kerja sama dengan RSHS saat ini tidak diperpanjang lagi, karena saat ini RSUD Bayu Asih sudah masuk RS tipe B. Dengan fasilitas yang ada saat ini, pasien bisa ditangani langsung di RSUD Bayu Asih. Terima kasih (sumber: Dinkes Purwakarta)

    Balas
    nokewidya123@gmail.com
    Noke Widya

    betul ga kalau pemerintah purwakarta belum ada kerja sama dengan RS Bandung Hasan Sadikin untuk saat ini khususnya untuk warga miskin dengan menggunakan SKTM ,,,,,,,,,,, minta tolong di jelakan terimakasih

    Balas
    sandyisme95@gmail.com
    Sandy Mana

    apakah ada kebijakan pemerintah mengenai anak jalanan di purwakarta? jika ada mohon di informasikan, karena saya sering melihat anak2 jalanan/terlantar yang tidur di samping jalan atau di pasar dsb. terimakasih atas perhatiannya

    Balas
    monna77perwenda@gmail.com
    ann monna perwenda

    Ass....tolong untuk warga cibatu yg dekat pabrik JAVA saat ini sudah terkena bau limbah yg sangat menggangu pencernaan udara ...karena ada pabrik yg membuang limbah sembarangan ke sungai ...tolong di tindak supaya tidak merajalela .

    Balas
    don129bob@gmail.com
    don bob

    good

    Balas
    don129bob@gmail.com
    don bob

    good

    Balas
    aseps8033@gmail.com
    Asep Supriatna

    Apakah asuransi itu di wajibkan ??..yg di luar SWDKLLJ...??..koq tanpa persetujuan dulu petugas lansung main total jumlah yg hrs di bayar...

    Balas
    rusli.yus@gmail.com
    Yus rusli

    coba bapak download aplikasi ogan lopian di google play..

    Balas

Pariwisata

66 Komentar
  • selerumang@gmail.com
    ruang rupa

    Assalamualaikum,,sampurasun,,mohon info nya,, apakah benar di ds.pusakamulya kec.kiarapedes akan dibangun bumi perkemahan(Buper),???

    Balas
    hasilqu1124@gmail.com
    Rzyz

    test

    Balas
    cabullatorkotor55@gmail.com
    cabullator kotor

    infonya dongs tempat wisata yang cocok buat anak anak...

    Balas
    yaguesarie@gmail.com
    sarie yague

    Suka kuliner Purwkarta

    Balas
    febyadzuhri@gmail.com
    Feby A. Dzuhri

    Air Mancur sudah mulai buka pada tanggal 23 Juni 2018

    Balas

Kesehatan

3 Komentar
  • fshalih464@gmail.com
    Prabu Paku Purwa Nagara

    Bismillahirahmanirrahim, Sampurasun ! Nama lengkap saya Faisal Saleh Gopur, adalah Warga Asli Kabupaten Purwakarta, yang pada Selasa, 20 November lalu keluarga saya, Kakek saya sendiri Bapak Tatang menjadi Pasien di RSUD Bayu Asih. yang pertama, sayang sekali Fasilitas Jampis yang menjadi Tumpuan keluarga pra sejahtera seperti beliau tidak bisa dipergunakan, Katanya Utang Pemda terlalu besar ke RSBA sehingga dokter bedah tidak mau melayani, dimana rasa kemanusiaannya jika begitu ? alhamdulillah kami memiliki simpanan sisa Uang untuk mengambil fasilitas kelas III, Kedua Tampaknya RS umum kebanggan warga Purwakarta ini sedang berbenah, penting untuk managemen perhatikan Sejatinya Rumah Sakit merupakan Badan Layanan Umum yang bukan hanya Infrastruktur mentereng, perlengkapan Canggih saja yang menjadi aspek utama, dari kejadian demi kejadian yang kami alami selama mendapat pelayanan bisa dibilang kami merasa sangat dikecewakan. pasalnya, Kami kira para perawat yang bertugas di ruang IGD dan Bougenville tidak melaksanakan Standar Operasionalnya jauh dari kesan maksimal.. 1. Rumah sakit tidak melakukan prevensi, ketika Ruang Operasi katanya sedang di rehabilitasi, tidak ada alternatif ruangan lain disediakan oleh RSBA.. padahal ruang operasi/ bedah sangat vital keberadaanya. 2. mengetahui ruangan Bedah yang diperlukan tidak bisa digunakan, awalnya kami sepakat, kakek kami hanya singgah di Bayu asih agar Kakek Kami mendapat penanganan medis sementara sebelum mendapat rumah sakit rujukan yang lain. namun, salah seorang Dokter mengatatakan ternyata Ruang Operasi bisa digunakan dan Hanya memerlukan persetujuan dari keluarga pasien, kami merasa seperti diberi Harapan untuk menunggu lebih lama sambil kami menyelesaikan persyaratan administrasi Pasien. kenapa setelah kami menyepakati Biaya diklasifikasikan ke umum justru pernyataan berubah kembali jika ruangan tidak bisa digunakan.. TOLONG JANGAN MEMPERMAINKAN WAKTU, KAKEK KAMI SANGAT MEMBUTUHKAN PENANGANAN SECEPATNYA.. 3. perawat yang bertugas seperti Robot malfungsi, harus dipanggil-panggil dulu baru bekerja, kebanyakan berkumpul mengobrol dan bermain handphone.. ada momentum dimana kami merasa sangat dipermainkan.. ketika pasien sepakat dirujuk, RSBA memberi dua pilihan rujukan, yaitu RS. AMIRA dan RS. Siloam. emosi kami dipupuk subur ketika statemen pertama perawat mengatakan "iya, nanti ada petugas yang memindahkan pasien dari Tempat tidur ke Kursi roda, kemudian ke kendaraan transporter Pasien" pada kenyataannya setelkah menunggu hampir satu Jam, kursi rodapun harus kami ambil sendiri.. parahnya, . Perawat menyerahkan kepada keluarga korban untuk proses pemindahannya.. setau kami memindahkan orang sakit ada proses khususnya agar tidak memperparah sakit/ luka atau menyebabkan luka baru, ini kok diserahkan pada kami yang awam ??? katanya BIASANYA JUGA BEGITU, SUKA SAMA KELUARGA PASIEN, KECUALI PASIEN PULANG PAGI BARU DIANTAR ....!!! oh ya satu lagi.. kakek kami saat itu tidak bisa makan secara normal, jadi harus dipasang selang makan melalui hidung ke lambung, PARAHNYA LAGI ada perawat YANG MENYURUH KELUARGA PASIEN MEMBERI MAKAN LANGSUNG DENGAN ALAT ITU!! seharusnya tindakan itu hanya dilakukan oleh tenaga terlatih.. oleh Perawat atau Dokter! terlebih kami membawa/ mendorong sendiri pasien ke luar, dalam keadaan bingung karena beberapa area sedang direhab sementara tidak ada petunjuk arah.. kami sengaja bertanya dengan keras kemana ini... ? perawat malah menjawab "sok weh pak kadinya" Parah.. sama sekali tidak ada kepedulian. 3. untuk RS. Rujukan kami memilih RS. Amira karena memperhitungkan jarak.. sesampainya di RS. Amira.. ternyata RS Amira tidak menerima komunikasi Apapun dari RS Bayu Asih.. kami terlantar juga beberapa saat . wajar jika beberapa keluarga pasien lain menimpali "pantas saja tidak boleh merekam/memfoto didalam.. ternayata takut Viral" saya sendiri sampai berasumsi "oh pantas keluarga pasien keliling-keliling bingung bawa orang sakit, ternyata perawat-perawatnya sedang sibuk latihan nari" belum cukup disitu, ketika kami hendak menaikan pasien ke kendaraan, seorang petugas security bertanya "itu, gelang identitasnya kenapa belum dibuka?" katanya. YANG BERKEWAJIBAN MEMBUKA ITU SEBETULNYA SIAPA ??? saat ini kami dengar RSBA sedang dalam proses Akreditasi, seharusnya kemarin dijadikan momentum yang tepat untuk berbenah.. bukan hanya Memperbaiki Fasilitas, tapi juga merehabilitasi Attitude para pegawai didalamnya.. karena namanya saja itu Rumah Sakit, bukan LAPAS ! saking kecewanya saya sampai berdebat dengan petugas security, saya merekam beberapa bagian di RSUD Bayu Asih.. bisa saja saya buat Viral di Medsos.. tapi saya sampaikan disini agar pemerintah tahu dan ada progress positif. terima kasih.

    Balas
    rusyad99@gmail.com
    Roe Sjad

    Apakah pelayanan "Sampurasun-ambulan" masih beroperasi untuk masyarakat ?.

    Balas