Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Rabu, 12 Agustus 2026 06:00
Purwakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan, MP menghadiri sekaligus memimpin Rapat Persiapan Karnaval Mobil Hias Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Janaka, Pemda Purwakarta.Rapat tersebut digelar untuk mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Karnaval Mobil Hias Tahun 2026 yang menjadi bagian dari puncak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta, sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Purwakarta.Karnaval Mobil Hias dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026, tepat setelah pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek teknis menjadi pembahasan utama. Di antaranya terkait ketentuan dan teknis pelaksanaan, kriteria penilaian, profil serta mekanisme kerja dewan juri, rute karnaval, posisi dan urutan barisan peserta, rundown kegiatan, hingga dukungan panitia penyelenggara.Sekda Purwakarta menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak agar pelaksanaan karnaval dapat berjalan sesuai rencana.Ia mengimbau seluruh peserta dan panitia untuk memberikan kontribusi secara maksimal, termasuk mempersiapkan kendaraan hias, personel, serta berbagai kebutuhan teknis sejak jauh hari.Menurutnya, Karnaval Mobil Hias bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari momentum kebersamaan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan hari jadi daerah sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.“Seluruh peserta dan panitia harus mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kita ingin Karnaval Mobil Hias berjalan meriah, tertib, aman, dan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat Purwakarta,” ujar Sri Jaya Midan.Ia berharap pelaksanaan karnaval nantinya dapat memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap daerah dan semangat nasionalisme.Karnaval Mobil Hias 2026 juga diharapkan mampu menampilkan kreativitas dan inovasi dari para peserta melalui berbagai dekorasi kendaraan yang menggambarkan semangat kemerdekaan serta identitas Kabupaten Purwakarta.Dengan persiapan yang matang dan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Purwakarta optimistis rangkaian kegiatan pada 17 Agustus mendatang dapat berlangsung lancar dan meriah.Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian Prokompim Setda, Kepala Bagian Kesra Setda, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan Bank BJB Purwakarta, para camat se-Kabupaten Purwakarta, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 12 Agustus 2026 01:37
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri acara Sinergi Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kecamatan se-Kabupaten Purwakarta yang digelar di Aula Bank BJB Purwakarta, Selasa, (11/8/2026).Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta.Program ini merupakan tindak lanjut dari peningkatan layanan pembayaran pajak di setiap kecamatan sekaligus menjadikan Purwakarta sebagai pilot project pertama di Jawa Barat untuk penerapan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di tingkat kecamatan.Program tersebut merupakan inisiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan Bank BJB. Ke depan, layanan tersebut juga direncanakan dapat dikembangkan untuk pembayaran jenis pajak lainnya.Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat Asep Supriatna, S.IP., S.AN., MM, menyampaikan arahan Gubernur Jawa Barat mengenai pentingnya menempatkan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendapatan daerah.Menurutnya, masyarakat tidak semestinya hanya diposisikan sebagai objek dalam pemungutan pajak. Pemerintah harus membangun ekosistem pelayanan yang memberikan kemudahan, kenyamanan, serta akses yang semakin dekat dengan masyarakat.“Masyarakat jangan dijadikan objek, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pendapatan daerah. Untuk mewujudkan kenyamanan tersebut, Purwakarta dipilih sebagai pilot project penerapan layanan di setiap kecamatan, sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan pembayaran pajak kendaraan,” ujarnya.Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengapresiasi terobosan pelayanan tersebut. Menurutnya, kemudahan akses pembayaran pajak harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.Bupati yang akrab disapa Om Zein menegaskan bahwa pelayanan publik harus dilakukan dengan pendekatan yang aktif dan dekat dengan masyarakat.“Bicara pajak bicara soal kesadaran. Sebagai pemerintah, kita pelayan masyarakat harus mampu melayani dan menjemput bola. Wajib pajak harus diistimewakan,” tegas Om Zein.Ia menilai, kehadiran layanan pembayaran pajak di tingkat kecamatan dapat memangkas jarak dan mempermudah masyarakat dalam menjalankan kewajibannya.Menurut Om Zein, pemerintah tidak cukup hanya meminta masyarakat taat membayar pajak. Pemerintah juga memiliki kewajiban memastikan pelayanan yang diberikan mudah, cepat, dan nyaman.“Kalau masyarakat kita minta sadar pajak, maka pemerintah juga harus memberikan kemudahan. Jangan masyarakat disuruh datang jauh-jauh, tetapi pemerintah harus hadir mendekati masyarakat,” ujarnya.Om Zein juga menyebut penerapan layanan tersebut sebagai bagian dari terobosan dan keistimewaan Kabupaten Purwakarta bersama Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.Dengan adanya layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di setiap kecamatan, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi kendala jarak maupun akses ketika hendak memenuhi kewajiban perpajakan.Program tersebut sekaligus diharapkan dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi pendapatan daerah, dengan tetap mengedepankan prinsip pelayanan publik yang mudah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Diskominfo Purwakarta)
Selasa, 11 Agustus 2026 04:24
Jakarta, 7 Agustus 2026 - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyambut baik peluncuran Zankore by Indosat, inisiatif kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara di Indonesia.Infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial (AI) tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 1 gigawatt (GW) dalam tiga tahun dan menjadi fondasi pengembangan layanan AI bagi Indonesia maupun kawasan.Meutya mengapresiasi komitmen investasi yang diumumkan President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, Group Chief Executive Officer Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo, President and CEO Nokia Justin Hotard, serta Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta.Menurutnya, kolaborasi empat perusahaan teknologi global tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan dunia terhadap prospek ekonomi digital Indonesia.“Pemerintah menyambut baik komitmen empat perusahaan teknologi global untuk membangun AI Factory di Indonesia. Investasi ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dunia terhadap masa depan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi teknologi bernilai tinggi,” kata Meutya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).AI Factory merupakan infrastruktur komputasi berkapasitas besar yang menyediakan daya pemrosesan untuk mengembangkan dan mengoperasikan berbagai layanan kecerdasan artifisial.Berbeda dengan pusat data konvensional, AI Factory mengintegrasikan seluruh rantai nilai AI dalam satu ekosistem, mulai dari infrastruktur data center yang siap mendukung komputasi AI, GPU berperforma tinggi, jaringan dan sistem penyimpanan data, hingga layanan GPU-as-a-Service, orkestrasi, pengelolaan beban kerja ( workload management ), serta operasional AI secara end-to-end.Berdasarkan praktik global, pembangunan AI Factory dengan skala penuh membutuhkan investasi yang sangat besar.Sejumlah kajian internasional memperkirakan kebutuhan investasi mencapai sekitar USD50 juta untuk setiap 1 megawatt (MW) kapasitas komputasi AI secara end-to-end.Dengan target kapasitas mencapai 1 gigawatt (1.000 MW), pembangunan AI Factory di Indonesia menjadi salah satu investasi infrastruktur AI terbesar yang pernah diumumkan di kawasan Asia Tenggara.Pembangunan tahap awal ditargetkan dimulai pada paruh pertama 2027 di Batang, Jawa Tengah, dengan kapasitas awal sekitar 200 megawatt (MW).Infrastruktur tersebut akan terus dikembangkan hingga mencapai target kapasitas 1 gigawatt.Menurut Meutya, rencana pembangunan AI Factory telah melalui proses yang panjang dan mendapat dukungan pemerintah sejak awal.“Rencana ini telah digagas sejak awal dan disampaikan dua tahun lalu kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kini seluruh proses telah mencapai tahap final sehingga dapat diumumkan kepada publik,” ujarnya.Selain membangun infrastruktur komputasi, Zankore juga akan mengembangkan dan meng- hosting Sahabat-AI, model bahasa besar ( Large Language Model/LLM) open-source Indonesia yang memiliki 70 miliar parameter dan mendukung berbagai bahasa daerah, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, dan Batak. Platform tersebut juga dirancang menghadirkan layanan Token-as-a-Service, sehingga pemanfaatan komputasi AI dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, pelaku UMKM, kementerian dan lembaga, maupun pengembang aplikasi dengan biaya yang lebih terjangkau.Meutya menilai investasi tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan daya saing digital Indonesia.“Yang dibangun bukan sekadar pusat data atau infrastruktur komputasi. Ini adalah fondasi ekosistem AI nasional yang utuh, mulai dari kapasitas komputasi, layanan AI, hingga pengembangan model bahasa Indonesia yang dapat dimanfaatkan berbagai sektor. Kehadiran AI Factory ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai AI Hub regional karena mampu melayani kebutuhan nasional sekaligus kawasan,” tuturnya.Selain AI Factory, Meutya mengungkapkan pembangunan fasilitas manufaktur GPU pertama di Indonesia juga tengah berjalan di Cikarang dan ditargetkan diresmikan pada Desember mendatang.Kehadiran fasilitas tersebut akan memperkuat rantai pasok industri AI nasional, mulai dari infrastruktur komputasi hingga industri pendukung.Menurut Meutya, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk berkembang sebagai pusat infrastruktur AI regional.Indonesia tidak hanya memiliki kapasitas pembangunan infrastruktur berskala besar dengan dukungan sumber energi yang terus berkembang, tetapi juga pasar domestik yang besar dengan lebih dari 280 juta penduduk, serta dukungan kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan transformasi digital dan pengembangan talenta digital nasional.“Ketika infrastruktur, pasar, talenta, dan kebijakan berjalan beriringan, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi salah satu pusat pengembangan AI di kawasan. Pemerintah akan terus memastikan iklim investasi tetap kondusif agar inovasi AI dapat tumbuh sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Meutya.Pemerintah, lanjut Meutya, akan terus mendukung investasi strategis yang memperkuat daya saing digital Indonesia sekaligus memastikan pemanfaatan kecerdasan artifisial berlangsung secara bertanggung jawab, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Selasa, 11 Agustus 2026 04:21
Jakarta, 6 Agustus 2026 - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momentum memperkuat persatuan.Menurutnya, hanya melalui kolaborasi dan kerja keras, Kementerian Komunikasi dan Digital dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.Penegasan tersebut disampaikan Meutya saat membuka rangkaian Komdigi Karnaval 2026, yang menandai dimulainya peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kemkomdigi di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).Meutya mengatakan sejarah Indonesia menunjukkan bahwa kemerdekaan lahir dari persatuan.Karena itu, nilai yang sama harus menjadi fondasi budaya kerja di Kemkomdigi.Setiap unit kerja dituntut meninggalkan ego sektoral dan memperkuat sinergi untuk mencapai tujuan bersama."Kemerdekaan lahir dari persatuan. Target utama seluruh rangkaian kegiatan ini adalah membangun rasa kebersamaan. Kita tidak boleh lagi bekerja dalam sekat-sekat. Tanpa persatuan, Indonesia tidak akan pernah merdeka," ujar Meutya.Menurut Meutya, persatuan tidak boleh berhenti sebagai slogan.Semangat tersebut harus diterjemahkan menjadi kolaborasi nyata dalam menjalankan setiap program dan kebijakan.Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan menjadi teladan dalam membangun kerja sama lintas unit agar organisasi bergerak lebih efektif, adaptif, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat."Setelah bersatu, kita harus bekerja sama. Kemerdekaan dibangun dan dijaga melalui kerja sama. Ini menjadi tanggung jawab seluruh pimpinan untuk memberi contoh kepada timnya," katanya.Meutya juga mengingatkan bahwa perjalanan Indonesia mempertahankan kemerdekaan hingga memasuki usia ke-81 merupakan hasil kerja keras yang tidak pernah berhenti.Semangat itu, menurutnya, harus tercermin dalam etos kerja setiap insan Kemkomdigi.Ia meminta seluruh pegawai tetap bekerja secara profesional, memberikan hasil terbaik, dan tidak berkecil hati apabila kontribusinya tidak selalu terlihat di ruang publik."Kerja keras tanpa pamrih akan selalu memiliki arti. Jangan khawatir, kerja keras Bapak dan Ibu akan tercatat dengan baik dan menjadi perhatian pimpinan," ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, Meutya menegaskan bahwa Komdigi Karnaval bukan sekadar rangkaian perlombaan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan.Kegiatan itu dirancang sebagai ruang mempererat komunikasi, membangun kekompakan, dan memperkuat budaya organisasi di tengah proses transformasi Kemkomdigi.Menurutnya, kompetisi yang sehat justru dapat mendorong lahirnya inovasi dan meningkatkan kualitas organisasi, selama tetap dilandasi semangat persatuan."Kompetisi itu baik. Namun kompetisi harus berujung pada persatuan, bukan saling menjatuhkan. Siapa pun yang menang adalah kemenangan Komdigi," tegasnya.Meutya berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi energi baru untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat."Mari bekerja dengan gembira. Semoga semangat kebersamaan yang kita bangun hari ini menjadi bekal untuk menghasilkan karya, inovasi, dan pelayanan publik yang semakin baik," tuturnya.Komdigi Karnaval 2026 diikuti pimpinan dan pegawai dari seluruh unit kerja Kemkomdigi.Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai kompetisi olahraga, seni, serta kegiatan kebersamaan yang melibatkan seluruh keluarga besar Kemkomdigi.
Kegiatan Kabupaten Purwakarta