Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Rabu, 15 Juli 2026 07:51
Purwakarta – Suasana Lapang Sahate, Kabupaten Purwakarta, mendadak riuh dan penuh energi pada Senin pagi, 13 Juli 2026. Ratusan anggota Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Purwakarta berkumpul untuk menggelar acara Paturay Tineung (silaturahmi perpisahan/tasyakuran). Menariknya, acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D.Kehadiran dua pucuk pimpinan di Purwakarta ini tidak hanya untuk memberikan sambutan formal, melainkan ikut membaur bersama masyarakat dan pengurus desa dalam sesi Senam Sehat. Mengenakan pakaian olahraga, Om Zein dan Kajari Apsari Dewi tampak lincah mengikuti gerakan instruktur senam di garis depan, memicu antusiasme luar biasa dari seluruh peserta yang hadir.Sinergi dan Kebersamaan di Lapang SahateAcara senam sehat ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara jajaran eksekutif, yudikatif, dan unsur pemerintahan desa di Kabupaten Purwakarta. Lapang Sahate yang menjadi pusat kegiatan berubah menjadi lautan manusia yang kompak bergerak demi kesehatan bersama.Saat diwawancarai di lokasi acara, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh DPC ABPEDNAS Purwakarta. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat tali silaturahmi."Om Zein bersama Ibu Kajari Purwakarta menghadiri senam sehat yg diselenggarakan oleh DPC ABPEDNAS Purwakarta di Lapang Sahate. Ini adalah bentuk kebersamaan kita. Pemerintah daerah, kejaksaan, dan seluruh elemen desa harus terus kompak," ujar Om Zein dengan gaya khasnya yang merakyat.Senada dengan Bupati, Kajari Purwakarta Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D., juga menyambut positif kegiatan ini. Kehadiran sosok Kajari yang berlatar belakang akademisi hukum bergelar doktor ini menunjukkan bahwa aparat penegak hukum di Purwakarta sangat mendukung kegiatan kemasyarakatan yang positif dan membangun kedekatan humanis dengan warga desa.Apresiasi untuk Dedikasi ABPEDNAS PurwakartaAcara Paturay Tineung DPC ABPEDNAS Kabupaten Purwakarta ini digelar sebagai momentum refleksi sekaligus apresiasi atas dedikasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawal pembangunan di tingkat desa. BPD memiliki peran strategis sebagai mitra kepala desa dalam merumuskan kebijakan lokal demi kesejahteraan masyarakat.Dalam sambutannya, Om Zein menegaskan komitmen Pemkab Purwakarta untuk terus mendukung penguatan kapasitas dan kesejahteraan para anggota BPD. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dengan baik selama ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.* Pilar Pembangunan: BPD adalah jembatan aspirasi masyarakat desa.* Kolaborasi Positif: Kehadiran Kajari memastikan bahwa tata kelola desa didorong untuk selalu taat hukum secara preventif.* Kesehatan Masyarakat: Gerakan senam sehat menjadi pengingat pentingnya gaya hidup sehat di tengah kesibukan melayani warga.Optimisme Purwakarta yang Lebih Sehat dan MajuKegiatan senam sehat Paturay Tineung ABPEDNAS ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Gelak tawa dan suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan tidak adanya sekat antara pemimpin dan masyarakatnya.Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan antara Bupati Om Zein, Kajari Purwakarta Apsari Dewi, dan ABPEDNAS dapat menjadi bahan bakar baru untuk membawa Kabupaten Purwakarta ke arah yang lebih maju, sehat, dan kondusif. Lapang Sahate hari itu tidak hanya menjadi saksi keringat sehat yang mengucur, tetapi juga saksi komitmen bersama untuk membangun Purwakarta dari desa. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 15 Juli 2026 05:49
Jakarta, 15 Juli 2026 - Pemerintah mengubah strategi pemberantasan judi online dengan tidak lagi bertumpu pada pemutusan akses situs semata, tetapi menyasar seluruh mata rantai kejahatan digital yang menopang operasinya.Pendekatan baru ini memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memutus aliran dana, menindak pelaku, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak perjudian online.Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online hanya akan efektif jika dilakukan secara menyeluruh.“Pemberantasan judi online harus dilakukan menyeluruh. Tidak cukup atau tidak boleh berhenti hanya pada pemutusan akses situs, tetapi harus menyasar keseluruhan ekosistemnya,” ujar Meutya dalam OJK Banking Forum 2026 bertema Penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi Perbankan serta Peningkatan Upaya Pemberantasan Kejahatan Keuangan dan Perjudian Online di Era Digital di Jakarta, Selasa (14/7/2026).Menurut Meutya, strategi tersebut diperkuat melalui sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, industri perbankan, dan aparat penegak hukum. Kolaborasi itu juga didukung Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang menjadi landasan penanganan judi online secara terpadu.“Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 memperkuat sinergi antarinstansi dalam pemberantasan judi online. Penanganannya harus terintegrasi, mulai dari pemutusan akses, pemutusan aliran dana, hingga penegakan hukum,” katanya.Meutya menekankan pemblokiran situs harus diikuti pemutusan rekening-rekening penampung yang menjadi jalur utama perputaran dana perjudian online.“Pemutusan akses situs harus dibarengi dengan mengamputasi ‘leher’ ekosistem judi online, yaitu rekening-rekening penampung. Karena itu kolaborasi Komdigi, OJK, industri perbankan, dan aparat penegak hukum menjadi kunci untuk memutus rantai kejahatan ini,” tegasnya.Sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026, Komdigi telah menindak sekitar 3,7 juta situs dan konten bermuatan judi online. Bersama OJK, Komdigi juga melaporkan sekitar 38 ribu rekening yang diduga terkait aktivitas perjudian online, dengan sekitar 32.500 rekening telah ditutup setelah melalui proses cleansing.Meutya mengapresiasi komitmen OJK dan industri perbankan dalam memperkuat pengawasan terhadap rekening mencurigakan serta mendorong penguatan penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) agar penyalahgunaan rekening dapat dicegah sejak awal.Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa perlindungan masyarakat dari kejahatan keuangan kini menjadi tantangan utama sektor jasa keuangan.“Tugas kita bukan hanya memastikan perbankan tetap sehat, tetapi juga melindungi masyarakat dari berbagai modus scam dan judi online yang dapat menggerus kepercayaan terhadap sistem keuangan,” ujarnya.Friderica menambahkan transformasi digital harus diiringi penguatan tata kelola teknologi informasi, manajemen risiko, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem keuangan digital yang aman, tepercaya, dan berintegritas.Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menegaskan perbankan memegang peran sentral dalam menjaga integritas sistem keuangan nasional.“Peningkatan upaya pencegahan kejahatan keuangan yang memanfaatkan layanan perbankan serta penguatan tata kelola teknologi informasi menjadi hal yang strategis di era transformasi digital,” katanya.Menurut Dian, hingga Mei 2026 OJK mencatat 2,8 juta penolakan hubungan usaha dengan calon nasabah, 51,2 ribu penutupan hubungan usaha terhadap nasabah yang terindikasi terkait judi online, serta 32.454 rekening diblokir setelah melalui proses Enhanced Due Diligence (EDD).Meutya optimistis pendekatan yang menyasar seluruh ekosistem akan membuat pemberantasan judi online lebih efektif.“Pemberantasan judi online hanya akan berhasil jika seluruh ekosistemnya kita putus bersama. Bukan hanya situsnya, tetapi juga aliran dananya, identitas pelakunya, serta penegakan hukumnya. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, kita optimistis dapat menciptakan ruang digital Indonesia yang lebih aman dan sehat,” pungkasnya.
Rabu, 15 Juli 2026 04:12
Purwakarta – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, dengan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Pemda Purwakarta pada Selasa, 14 Juli 2026.Momen kedatangan Pimpinan kementerian yang mengurusi desa ini diabadikan langsung melalui unggahan di akun TikTok pribadi milik Om Zein. Dalam potongan video yang beredar, keakraban kedua tokoh publik ini langsung terlihat begitu Mendes PDT menginjakkan kaki di pendopo rumah dinas."Wah, udah terkenal nih," seloroh Yandri Susanto menyapa Om Zein sambil tersenyum sumringah, menunjukkan kedekatan yang sudah terjalin erat di antara keduanya.Desa Sebagai Benteng Pertahanan EkonomiMenanggapi kunjungan kerja sang menteri, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap pembangunan berbasis desa di wilayahnya."Selamat datang Menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bapak H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd. di Purwakarta. Desa adalah benteng pertahanan ekonomi negara," tegas Om Zein hangat.Pernyataan Om Zein tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, memperkuat sektor ekonomi dari tingkat desa merupakan fondasi utama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global ke depan.Agenda Besar Mendes PDT di PurwakartaKunjungan kerja Mendes PDT Yandri Susanto ke Kabupaten Purwakarta kali ini membawa agenda yang sangat strategis bagi penguatan aparatur dan kelembagaan desa. Terdapat dua agenda utama yang dihadiri oleh politisi kakap tersebut, antara lain:* Pelantikan Pengurus Pusat PAPDESI: Menghadiri prosesi pelantikan Pengurus Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI).* Pelantikan DPP PABPDS: Melantik secara langsung Pengurus DPP PABPDS (Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia) untuk masa bakti periode 2026–2030.Sinergi antara kepala desa (melalui PAPDESI) dan Badan Permusyawaratan Desa (melalui PABPDS) diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang jauh lebih solid, transparan, dan akuntabel.Komitmen Bersama Membangun Daerah TertinggalDalam arahannya, Mendes PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara jajaran pemerintah daerah dengan organisasi-organisasi yang menaungi perangkat desa. Purwakarta dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan nasional dalam hal tata kelola regulasi dan kemandirian ekonomi desa.Pelantikan pengurus PABPDS periode 2026–2030 ini juga diharapkan menjadi momentum baru bagi para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk meningkatkan fungsi pengawasan serta kemitraan yang harmonis dengan kepala desa.Pertemuan yang berlangsung santai namun sarat akan makna strategis ini ditutup dengan diskusi mengenai program-program unggulan Kementerian Desa yang dapat disinkronisasikan dengan visi pembangunan Kabupaten Purwakarta di bawah kepemimpinan Om Zein.Dengan adanya dukungan penuh dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pemkab Purwakarta optimistis dapat terus menggenjot potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, pariwisata berbasis desa, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) demi kesejahteraan masyarakat luas. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 15 Juli 2026 02:18
Purwakarta - Pemandangan penuh kehangatan menghiasi halaman Rumah Dinas Bupati Purwakarta baru-baru ini. Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, melakukan kunjungan kerja resmi ke Kabupaten Purwakarta. Namun, alih-alih kaku dan formal, kedatangan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini disambut dengan suasana yang sangat cair dan penuh kekeluargaan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein.Momen keakraban tersebut langsung terasa begitu kendaraan yang membawa KSP Dudung Abdurachman tiba di area pendopo. Begitu pintu mobil terbuka dan Jenderal Dudung turun, Om Zein yang sudah bersiap menyambut, langsung berjalan cepat dan menyalami sang jenderal dengan penuh hormat namun tetap santai."Selamat datang Kepala Staf Kepresidenan KSP, Bapak Jenderal Purnawirawan Dudung Abdurachman di Purwakarta," ujar Om Zein hangat sambil melempar senyum khasnya.Jenderal Dudung pun menyambut jabat tangan dan sapaan tersebut dengan senyuman lebar dan tepukan bersahabat di bahu Bupati Purwakarta. Keduanya kemudian berjalan berdampingan menuju ruang utama rumah dinas untuk melanjutkan agenda pertemuan.Lebih dari Sekadar Protokoler: Sinyal Harmonisasi Pusat dan DaerahPertemuan antara Penjabat nasional dan pemimpin daerah ini memicu perhatian publik. Kehangatan yang tersaji spontan di awal kedatangan dinilai banyak pihak bukan sekadar formalitas protokoler belaka. Hubungan emosional yang baik antara Kepala KSP dan Bupati Purwakarta diyakini akan berdampak positif pada percepatan berbagai program strategis nasional di wilayah Purwakarta.Sebagai kepala daerah, Om Zein dikenal sebagai figur yang dinamis dan dekat dengan masyarakat. Sementara itu, Jenderal Dudung Abdurachman membawa mandat besar dari istana untuk memastikan seluruh kebijakan dan program strategis kepresidenan berjalan optimal dan menyentuh masyarakat bawah."Sinergi antara pemerintah pusat melalui KSP dan pemerintah daerah seperti Purwakarta adalah kunci percepatan pembangunan. Pertemuan yang diawali dengan keakraban biasanya melahirkan eksekusi program yang jauh lebih efektif," ungkap seorang pengamat kebijakan publik setempat.Fokus Pembahasan: Pembangunan dan Kesejahteraan PurwakartaMeskipun disambut dengan penuh kehangatan, agenda kunjungan kerja ini tetap fokus pada pembahasan substansial. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan di rumah dinas Bupati Purwakarta tersebut membahas beberapa poin penting, di antaranya:* Akselerasi Program Ketahanan Pangan: Mengingat latar belakang Jenderal Dudung yang sangat perhatian pada sektor pertanian saat aktif di TNI, poin ini menjadi bahasan strategis untuk wilayah Purwakarta.* Peningkatan Kualitas Layanan Publik: Koordinasi terkait pemantauan isu-isu sosial dan aduan masyarakat agar bisa langsung diintervensi oleh pemerintah pusat.* Penguatan Investasi Daerah: Memastikan iklim investasi di Purwakarta tetap kondusif demi membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi warga lokal.Om Zein menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap berkolaborasi penuh dan tegak lurus dengan arahan pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat Purwakarta.Harapan Baru untuk Kemajuan PurwakartaMomen akrab antara KSP Dudung Abdurachman dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) ini memberikan angin segar bagi optimisme pembangunan di daerah. Ketika komunikasi antara pejabat pusat dan daerah terjalin tanpa sekat, sumbatan-sumbatan birokrasi yang selama ini sering memperlambat pembangunan diharapkan dapat terkikis habis.Gestur akrab yang ditunjukkan kedua Penjabat ini menjadi bukti nyata bahwa politik dan birokrasi di Indonesia bisa dijalankan dengan cara-cara yang sejuk, hangat, dan mengedepankan kepentingan rakyat di atas segalanya. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta