Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Minggu, 12 Juli 2026 05:57
Purwakarta – Ribuan warga memadati Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Kehadiran lautan manusia ini menjadi bukti nyata atas cinta istimewa masyarakat dalam menyambut acara Safari Cinta yang dihadiri langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein.Dalam momentum penuh kehangatan tersebut, masyarakat Desa Karangmukti menjadi saksi hidup atas tekad kuat Om Zein dalam menggenjot pemerataan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga dalam kategori tidak mampu.Dikutip dari video yang diposting oleh akun media sosial pribadi milik Om Zein, antusiasme warga yang luar biasa digambarkan sebagai tanda ikatan emosional yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya."Lautan manusia yang hadir adalah tanda cinta istimewa masyarakat saat Om Zein hadiri kegiatan Safari Cinta di Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari,"* tulis keterangan dalam postingan video tersebut.Kritik Om Zein Soal Ketimpangan dan Kesalahan Data BantuanDi tengah kemeriahan acara, Om Zein menyelipkan kelakar khasnya yang segar namun sarat akan kritik tajam bagi jajaran birokrasi. Ia menegaskan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta mulai dari Pemerintah Desa (Pemdes) hingga Pemerintah Daerah (Pemda) harus bergerak cepat melakukan pendataan ulang.Om Zein menyatakan dengan tegas bahwa ke depan tidak boleh ada lagi ketimpangan sosial dan kesalahan data dalam penyaluran bantuan sosial, khususnya program perbaikan rumah tidak layak huni."Warga Aing (warga saya) di Desa Karangmukti tidak boleh ada rumah rusak dan hampir roboh di sebelah rumah bagus," ujar Om Zein dalam pidatonya yang langsung disambut sorak-sorai dan tepuk tangan gembira dari ribuan warga yang hadir.Pernyataan ini dinilai sebagai tamparan sekaligus motivasi bagi instansi terkait agar lebih peka terhadap kondisi riil di lapangan. Pemimpin Purwakarta ini tidak ingin ada warga miskin yang terabaikan hanya karena persoalan administrasi atau kelalaian pendataan.Instruksi Tegas untuk Kades, RW, dan RT: Mulai Besok Harus Keliling!Tidak sekadar memberikan pidato pemanis, Bupati Purwakarta ini juga langsung memberikan instruksi keras dan konkret kepada para pemangku kebijakan di tingkat desa. Ia meminta kepala desa (kades) tidak hanya duduk di belakang meja, melainkan aktif turun ke lingkungan warga."Kadesnya harus mau berkeliling melihat rumah warga yang akan roboh, harus segera diperbaiki," tambah Om Zein dengan nada optimis.Lebih lanjut, Om Zein berpesan agar mulai esok hari, seluruh elemen pemerintahan desa mulai dari Kades, Ketua RW, hingga Ketua RT wajib berkolaborasi melakukan penyisiran dan mendata ulang warga miskin yang ada di Desa Karangmukti. Langkah cepat ini dinilai krusial agar program renovasi rumah yang sudah tidak layak huni dapat segera dieksekusi secara tepat sasaran.Komitmen Pemerataan Kesejahteraan di Kabupaten PurwakartaKehadiran lautan manusia di Safari Cinta Bungursari ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Purwakarta menaruh harapan besar pada kepemimpinan Om Zein. Program pemerataan bantuan rumah tidak layak huni ini diharapkan menjadi roda penggerak utama dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah Purwakarta.Melalui sinergi yang cepat antara Pemdes dan Pemda Purwakarta dalam melakukan validasi data, keadilan sosial yang dicita-citakan oleh Om Zein di Desa Karangmukti dan desa-desa lainnya bisa segera terwujud tanpa ada lagi warga kurang mampu yang luput dari perhatian pemerintah. (Diskominfo Purwakarta)
Minggu, 12 Juli 2026 04:14
Purwakarta – Festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) menjadi salah satu rangkaian kemeriahan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan Hari Jadi ke-58 Kabupaten Purwakarta. Minggu, (12/7/2026).Kegiatan tersebut diikuti 135 stan dan peserta undangan 5000 menjadi ajang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat eksistensi pelaku UMKM dan koperasi di Kabupaten PurwakartaBupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein, mengatakan bahwa UMKM dan koperasi merupakan pilar penting dalam membangun perekonomian daerah. Menurutnya, kemajuan Purwakarta tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh tumbuh dan berkembangnya usaha masyarakat."Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM Purwakarta agar semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Mari kita cintai dan bangga menggunakan produk lokal," ujar Om Zein.Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berkomitmen memberikan ruang promosi, pendampingan, hingga akses pasar bagi para pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah.Festival UMKM dan Harkopnas menghadirkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku usaha lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan ini juga menjadi wadah interaksi antara pelaku usaha dengan masyarakat serta calon pembeli.Menurut Om Zein, semangat gotong royong yang menjadi ruh koperasi harus terus dijaga dan dikembangkan sebagai fondasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat."Ketika UMKM berkembang dan koperasi semakin kuat, maka kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat. Inilah semangat yang ingin kita bangun dalam Hari Jadi Purwakarta tahun ini," katanya.Festival UMKM dan Harkopnas diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, koperasi, dan masyarakat dalam mewujudkan Purwakarta yang semakin istimewa, maju, dan sejahtera. (Diskominfo Purwakarta)
Jumat, 10 Juli 2026 15:03
Purwakarta – Komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memeratakan pembangunan infrastruktur bukan sekadar isapan jempol. Di bawah kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, Pemkab Purwakarta terus menggenjot perbaikan jalan rusak, khususnya di wilayah pedesaan.Langkah agresif ini diambil bukan tanpa alasan. Infrastruktur jalan yang mantap dinilai menjadi kunci utama dalam mengintegrasikan jalur ekonomi dari desa ke kota. Jika akses mobilitas lancar, perputaran ekonomi masyarakat dipastikan akan ikut meroket.Wujudkan Visi Purwakarta Istimewa yang MerataMelalui perencanaan yang matang, Pemkab Purwakarta berkomitmen agar pembangunan tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan saja, melainkan menyentuh hingga ke pelosok desa. Pemerataan ini krusial agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kue pembangunan secara adil."Pembangunan infrastruktur terus dilakukan melalui perencanaan yang matang agar pembangunan di kawasan perkotaan hingga pedesaan dapat berjalan secara merata. Sehingga, manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujar Om Zein Purwakarta.Salah satu jargon yang kerap didengungkan oleh Om Zein, yaitu "Jalan Mulus", kini bukan lagi sekadar janji manis kampanye atau pemanis retorika. Manfaat dan dampak nyata dari program ini sudah mulai dirasakan langsung oleh warga Purwakarta di berbagai titik.Transformasi Jalan Rusak Jadi Mulus di Desa SelaawiSalah satu bukti nyata dari realisasi komitmen tersebut terlihat jelas dalam proyek perbaikan jalan di Lingkungan Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Jalan yang dulunya dikeluhkan warga karena rusak dan menghambat aktivitas, kini telah disulap menjadi jalur yang nyaman untuk dilalui.Keberhasilan proyek ini dibagikan langsung oleh Bupati Purwakarta melalui akun TikTok pribadinya, @omzein_bupatiaing. Dalam unggahan video singkat tersebut, terlihat jelas transformasi luar biasa (sebelum dan sesudah) progres perbaikan jalan pedesaan Selaawi dari yang awalnya rusak parah hingga rampung diperbaiki secara total.Melalui caption unggahannya, Om Zein menyapa warga sekaligus memberikan pesan penting mengenai urgensi integrasi infrastruktur dan pentingnya menjaga fasilitas yang sudah dibangun."Selamat pagi Purwakarta kesayangan Om Zein. Perbaikan jalan harus tetap berjalan baik di wilayah pedesaan ataupun perkotaan agar akses lebih mudah dan terintegrasi satu sama lain. Bagi yang sudah bagus dipelihara dengan baik ya, dan yang masih jelek tunggu giliran," tulis Om Zein dalam keterangan unggahannya.Dampak Integrasi Jalur Ekonomi Desa ke KotaPerbaikan jalan rusak di tingkat desa seperti di Selaawi ini memiliki efek domino yang sangat positif bagi perekonomian daerah. Berikut adalah beberapa dampak utama yang mulai dirasakan:* Pangkas Biaya Logistik: Para petani dan pelaku UMKM di desa kini bisa mendistribusikan hasil bumi dan produk mereka ke pasar kota dengan waktu tempuh yang jauh lebih cepat dan biaya operasional kendaraan yang lebih murah.* Akses Layanan Publik Lebih Cepat: Selain urusan ekonomi, jalan yang mulus mempermudah akses warga desa menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pusat administrasi di kota.* Peningkatan Kesejahteraan Rakyat: Konektivitas yang lancar menstimulus lahirnya peluang-peluang usaha baru di sepanjang jalur pedesaan.Pesan Bupati: Jaga Bersama Infrastruktur yang AdaPemerintah daerah menegaskan bahwa membangun hanyalah setengah dari pekerjaan rumah; setengah sisanya adalah merawat. Oleh karena itu, Bupati Saepul Bahri Binzein meminta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kualitas jalan yang sudah diperbaiki. Kesadaran untuk tidak melebihi muatan kendaraan dan menjaga saluran air (drainase) di sekitar jalan menjadi kunci agar jalan mulus ini bisa bertahan lama.Bagi warga di wilayah lain yang jalannya masih dalam kondisi rusak, Pemkab Purwakarta memastikan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dan terukur. Semua wilayah akan mendapatkan giliran perbaikan demi terwujudnya visi besar Purwakarta Istimewa. (Diskominfo Purwakarta)
Jumat, 10 Juli 2026 14:05
Purwakarta – Rona bahagia sekaligus haru tidak bisa disembunyikan dari wajah seorang kakek paruh baya di Desa Sukatani. Pria lansia berstatus duda yang sudah lama tidak memiliki pekerjaan ini mendadak viral setelah mendapatkan berkah tak terduga. Keberuntungan tersebut datang langsung dari sosok Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, dalam sebuah momen penuh emosional.Pertemuan mengharukan antara kakek tersebut dengan Om Zein terjadi di tengah hiruk-pikuk kegiatan Gempungan di Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis, 9 Juli 2026.Program Gempungan: Jemput Bola Layanan Publik PurwakartaBagi masyarakat Kabupaten Purwakarta, program Gempungan Pelayanan Publik bukanlah hal yang asing. Program ini merupakan agenda unggulan jemput bola dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang dirancang khusus untuk mendekatkan berbagai layanan birokrasi langsung ke tingkat desa.Melalui Gempungan, masyarakat Desa Sukatani dan sekitarnya bisa menikmati berbagai kemudahan layanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota. Beberapa layanan yang dihadirkan secara gratis dan cepat di antaranya:* Pembuatan Dokumen Kependudukan (KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran)* Pelayanan Kesehatan Gratis dan Cek Darah* Konsultasi dan Pengurusan Sertifikat Pertanahan* Pelayanan Pajak Kendaraan dan Perizinan Usaha MikroNamun, Gempungan kali ini menyisakan cerita unik dan menyentuh hati di luar agenda pelayanan administratif formal.Kisah Pilu Kakek Duda yang Menggantungkan Hidup pada AdikDi sela-sela peninjauan stan pelayanan, Om Zein menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga lokal. Di sinilah ia bertemu dengan sang kakek. Berdasarkan pantauan dari unggahan video di akun TikTok pribadi @omzein_bupatiaing, kakek tersebut menceritakan kisah hidupnya yang memprihatinkan."Hidup menduda tinggal ikut di rumah saudara, hari-harinya hanya berpangku tangan. Om Zein sarankan untuk pelihara kambing," tulis Om Zein dalam keterangan video resminya.Mendengar cerita bahwa sang kakek berstatus duda, tidak memiliki pekerjaan tetap, dan sehari-hari hanya menggantungkan kelangsungan hidupnya dari belas kasihan sang adik, hati Om Zein merasa 'greget' sekaligus prihatin. Ia tidak ingin melihat warganya terus-menerus hidup dalam keterbatasan tanpa adanya produktivitas.Solusi Nyata: Bantuan Tunai yang Dititipkan ke Kepala DesaTidak sekadar memberikan simpati lewat kata-kata, Om Zein langsung mengambil tindakan nyata guna mengubah nasib sang kakek. Detik itu juga, ia memberikan bantuan uang tunai dalam jumlah yang cukup untuk dibelikan beberapa ekor kambing agar bisa dipelihara sebagai modal usaha mandiri.Guna memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan benar-benar diwujudkan dalam bentuk hewan ternak, Om Zein mengambil langkah bijak. Uang tunai tersebut tidak langsung diserahkan kepada sang kakek, melainkan dititipkan langsung kepada Kepala Desa (Kades) Sukatani setempat.Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan pengawasan agar tidak terjadi kekeliruan di kemudian hari atau risiko uang tersebut disalahgunakan untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek. Kades ditugaskan untuk mendampingi sang kakek dalam membeli kambing yang sehat dan layak ternak.Aksi Sosial Om Zein Banjir Pujian dari Warga SukataniAksi spontan dan penuh kepedulian yang ditunjukkan oleh Om Zein ini sontak memicu reaksi emosional dari ratusan warga yang memadati lokasi Gempungan Desa Sukatani. Banyak warga yang hadir tak henti-hentinya berdecak kagum atas jiwa sosial tinggi yang dimiliki sosok pemimpin tersebut dalam membantu warga yang sedang kesusahan.Suasana haru langsung berubah menjadi gemuruh tepuk tangan riuh dari masyarakat yang menyaksikan momen tersebut."Masyaallah, Sehat-sehat Bapak (Om Zein)!" teriak warga bersahutan di lokasi sambil bertepuk tangan bangga.Dengan adanya bantuan kambing ini, sang kakek kini memiliki harapan baru untuk mandiri secara ekonomi dan tidak lagi sekadar berpangku tangan. Kisah ini menjadi bukti nyata bagaimana kehadiran program pelayanan publik seperti Gempungan tidak hanya menyelesaikan masalah dokumen kedinasan, tetapi juga mampu menyentuh sisi kemanusiaan yang paling mendalam. Ditonton oleh ribuan netizen di TikTok, aksi nyata Om Zein ini sukses menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya peka terhadap kondisi sosial di sekitar kita. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta