Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Jumat, 19 Juni 2026 09:00
Purwakarta - Momen hangat sekaligus inspiratif terjadi saat Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, bertemu dengan salah satu siswi berprestasi lulusan MIN 1 Purwakarta. Di sela-sela agendanya, Om Zein menyempatkan diri untuk menguji langsung kemampuan hafalan surat pendek Al-Qur'an sang siswi yang berencana melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Purwakarta melalui jalur prestasi keagamaan.Mendengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan dengan fasih dan lancar, Bupati Purwakarta tersebut spontan menunjukkan rasa salut dan bangganya. Sebagai bentuk apresiasi langsung atas dedikasi dan prestasi keagamaan yang dimiliki anak tersebut, Om Zein memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp500 ribu sebagai ongkos dan bekal sekolah.Apresiasi Om Zein untuk Generasi Muda IslamiAksi spontan Om Zein ini bukan sekadar pemberian hadiah, melainkan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Purwakarta terhadap pengembangan karakter dan pendidikan berbasis keagamaan sejak dini. Om Zein mengaku sangat kagum dengan mental dan kualitas hafalan yang ditunjukkan oleh siswi MIN 1 Purwakarta tersebut."Saya sangat bangga dan salut melihat anak-anak kita memiliki kecintaan yang besar terhadap Al-Qur'an. Ini adalah modal utama yang luar biasa untuk masa depan mereka," ujar Om Zein sembari memberikan uang saku tersebut untuk membakar semangat sang siswi.Langkah siswi tersebut untuk masuk ke SMPN 1 Purwakarta melalui jalur prestasi dinilai sebagai contoh positif bagi pelajar lain di Purwakarta. Jalur ini membuktikan bahwa kemampuan di bidang keagamaan memiliki ruang dan penghargaan yang tinggi dalam sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB).Pesan Motivasi: Dimanapun Sekolah, Petik Hasilnya dengan UsahaTidak hanya memberikan hadiah materi, Bupati Saepul Bahri Binzein juga menitipkan pesan motivasi yang sangat mendalam bagi seluruh generasi muda di Purwakarta. Beliau menekankan bahwa tempat sekolah bukanlah satu-satunya penentu kesuksesan, melainkan kerja keras dan konsistensi dari diri sendiri."Gapailah cita-cita kalian dengan penuh usaha dan semangat. Dimanapun kita bersekolah, itu bukan hambatan. Yang terpenting adalah bagaimana kita berproses. Insya Allah, suatu saat nanti kita akan memetik hasilnya jika dilakukan dengan sungguh-sungguh," pesan Om Zein dengan penuh kehangatan.Pesan ini diharapkan menjadi pemantik api semangat bagi para lulusan sekolah dasar dan madrasah di Purwakarta yang saat ini tengah bersiap memasuki jenjang pendidikan baru.Inspirasi Jalur Prestasi di PurwakartaKisah siswi lulusan MIN 1 Purwakarta ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dalam menghafal Al-Qur'an membuahkan hasil yang manis. Selain mempermudah akses ke sekolah favorit seperti SMPN 1 Purwakarta melalui jalur prestasi, apresiasi langsung dari orang nomor satu di Purwakarta ini tentu menjadi kenangan dan motivasi besar bagi sang anak untuk terus berprestasi di masa depan.Dengan adanya dukungan penuh dari figur pemimpin seperti Om Zein, diharapkan lingkungan pendidikan di Purwakarta semakin kompetitif dan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia dan religius. (Diskominfo Purwakarta)
Jumat, 19 Juni 2026 05:07
Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, membuktikan komitmennya dalam mewujudkan visi dan misi membangun "Purwakarta Istimewa". Salah satu jargon yang kerap ia dengungkan semasa kampanye, yaitu jalan mulus, kini bukan lagi sekadar janji manis, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat.Komitmen ini terlihat jelas dalam proyek percepatan pembangunan infrastruktur di tingkat pedesaan. Salah satu capaian teranyar adalah rampungnya perbaikan jalan lingkungan di Desa Gandasoli, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Jalan yang dulunya rusak parah kini telah bertransformasi total menjadi jalan beton yang kokoh.Transformasi Infrastruktur Desa GandasoliSebelumnya, kondisi jalan lingkungan di Desa Gandasoli cukup memprihatinkan. Warga harus melintasi akses jalan yang dipenuhi bebatuan lepas dan kontur tanah yang becek serta licin, terutama saat musim hujan. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas harian warga, tetapi juga memperlambat perputaran roda ekonomi lokal.Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Om Zein, wajah jalan lingkungan tersebut kini berubah drastis. Pemerintah Kabupaten Purwakarta bergerak cepat melakukan pengecoran. Jalan tersebut sekarang sudah mulus dengan kontur beton yang kuat, tebal, dan sangat nyaman untuk dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat."Dulu jalan ini kalau hujan seperti kubangan, berbatu dan licin. Sekarang alhamdulillah sudah dibeton rapi oleh Pak Bupati. Aktivitas warga jadi jauh lebih lancar dan aman," ujar salah seorang warga Desa Gandasoli.Jalan Mulus untuk Purwakarta IstimewaPembangunan infrastruktur jalan desa menjadi salah satu prioritas utama Bupati Saepul Bahri Binzein. Om Zein menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah harus dimulai dari pinggiran, yaitu dengan memastikan akses transportasi di desa-desa dalam kondisi mantap.Program jalan mulus ini dinilai strategis karena Kecamatan Plered dikenal sebagai salah satu sentra ekonomi dan sentra kerajinan di Purwakarta. Dengan infrastruktur jalan lingkungan yang memadai di Desa Gandasoli, diharapkan akses distribusi hasil bumi dan produk lokal ke pusat kota menjadi lebih cepat dan efisien.Manfaat Nyata Bagi Masyarakat:Keamanan Berkendara: Menekan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dan berbatu.Peningkatan Ekonomi: Mempercepat mobilitas warga dan distribusi logistik desa.Kenyamanan Akses: Mempermudah akses anak-anak menuju sekolah dan warga ke fasilitas kesehatan.Komitmen Berkelanjutan Pemkab PurwakartaKeberhasilan betonisasi jalan di Desa Gandasoli ini menjadi bukti nyata dari jargon "jalan mulus" yang diusung Om Zein. Kendati demikian, Pemkab Purwakarta menyatakan bahwa pembangunan tidak akan berhenti di sini. Pihaknya akan terus menyisir wilayah-wilayah pelosok lainnya yang masih membutuhkan perbaikan infrastruktur.Langkah taktis Bupati Saepul Bahri Binzein ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Warga berharap program pembangunan infrastruktur ini terus berlanjut secara merata di seluruh pelosok wilayah Kabupaten Purwakarta demi terwujudnya visi besar 'Purwakarta Istimewa'. (Diskominfo Purwakarta)
Kamis, 18 Juni 2026 12:54
Purwakarta - Suasana penuh kehangatan dan motivasi mewarnai gelaran Festival Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diadakan di Kabupaten Purwakarta baru-baru ini. Dalam acara yang bertujuan mengenalkan hukum sejak dini tersebut, sebuah momen emosional mencuri perhatian publik ketika Bupati Purwakarta, Om Zein, secara spontan menyatakan kesiapannya untuk menanggung biaya bekal seorang siswa SMP yang bercita-cita menjadi jaksa.Festival Jaksa Masuk Sekolah merupakan program kolaborasi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi hukum, menanamkan nilai-nilai kejujuran, serta mencegah tindakan kriminal di kalangan remaja, seperti perundungan (bullying) dan kenakalan remaja. Namun, acara kali ini terasa berbeda dan lebih menyentuh hati berkat interaksi langsung antara kepala daerah dan para siswa.Dialog Spontan yang MenginspirasiMomen hangat tersebut bermula saat sesi tanya jawab interaktif. Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein, bersama jajaran tim Kejaksaan, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menyampaikan aspirasi dan impian mereka.Seorang siswa SMP dengan berani berdiri dan mengungkapkan cita-citanya yang mulia. Dengan mata berbinar, ia menyatakan ingin menjadi seorang jaksa penegak keadilan di masa depan. Kagum dengan keberanian dan tekad anak muda tersebut, Om Zein langsung memberikan apresiasi yang luar biasa.Mendengar latar belakang dan perjuangan sang siswa, Om Zein tanpa ragu berkomitmen untuk membantu meringankan beban keluarganya. Ia berjanji akan menanggung biaya bekal dan kebutuhan sekolah siswa tersebut demi memastikan jalannya menuju cita-cita tidak terhambat oleh faktor ekonomi."Anak-anak Purwakarta tidak boleh takut bermimpi besar. Jika ada yang punya tekad kuat untuk membangun bangsa, seperti menjadi jaksa, pemerintah dan kita semua wajib mendukungnya," ujar Om Zein di sela-sela acara.Komitmen Pemkab Purwakarta terhadap PendidikanTindakan nyata dari Bupati Purwakarta ini langsung disambut tepuk tangan riuh dari ratusan siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa Festival Jaksa Masuk Sekolah tidak hanya menjadi wadah edukasi hukum formal, tetapi juga ruang humanis yang mampu menyalakan lilin harapan bagi generasi muda.Pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta turut mengapresiasi langkah responsif Om Zein. Mereka berharap dukungan ini dapat memicu semangat siswa-siswi lain di Purwakarta untuk berprestasi dan menjauhi pelanggaran hukum. Edukasi hukum yang dikemas secara dialogis dan penuh empati seperti ini dinilai jauh lebih efektif tertanam dalam benak para remaja.Melalui program Festival Jaksa Masuk Sekolah, Pemkab Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas pendidikan dan karakter anak bangsa. Dengan adanya jaminan dukungan dari pemimpin daerah, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi generasi emas dari Purwakarta yang siap menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia di masa depan. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 17 Juni 2026 12:21
Purwakarta – Kisah pilu sekaligus penuh harapan datang dari Desa Cigelam, Kabupaten Purwakarta. Dua warga setempat, Pak Oman dan Pak Supriatna, selama ini terpaksa bertahan hidup di sebuah gubuk yang kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak layak huni. Namun, niat baik pihak desa untuk merenovasi hunian tersebut sempat terbentur tembok besar aturan kepemilikan lahan.Pada Rabu (17/6/2026), dilaporkan bahwa Ibu Kepala Desa (Kades) Cigelam sebenarnya sudah memiliki rencana matang untuk membantu membangun kembali rumah kedua warga tersebut. Sayangnya, rencana kemanusiaan ini tidak diperkenankan oleh pemilik tanah. Usut punya usut, tanah yang akan ditempati oleh Pak Oman dan Pak Supriatna ternyata merupakan milik orang lain yang tidak memberikan izin untuk pembangunan permanen.Kondisi dilematis ini sempat membuat pihak desa kebingungan. Di satu sisi, keselamatan dan kelayakan hidup Pak Oman dan Pak Supriatna harus diprioritaskan. Di sisi lain, hukum kepemilikan tanah warga tidak bisa dilanggar begitu saja.Solusi Cepat dan Cerdas dari Bupati PurwakartaMendengar keluhan dan dinamika yang terjadi di lapangan, Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein langsung mengambil tindakan tegas dan solutif. Tidak ingin warganya berlama-lama tinggal di tempat yang membahayakan, Om Zein segera menginstruksikan Ibu Kades Cigelam untuk mencari jalan keluar alternatif."Saya perintahkan Ibu Kades untuk segera mencarikan lahan atau tanah desa yang masih kosong," ujar Om Zein tegas.Solusi yang ditawarkan sang Bupati terbilang komprehensif. Setelah lahan aset desa yang kosong dan legal secara hukum berhasil ditemukan, Om Zein berjanji akan turun tangan langsung untuk membantu mendanai dan membangunkan rumah baru yang layak huni bagi Pak Oman dan Pak Supriatna.Sinergi Pemerintah untuk Kesejahteraan WargaLangkah responsif dari Bupati Purwakarta ini mendapat apresiasi mendalam dari masyarakat Cigelam. Keputusan memindahkan lokasi pembangunan ke tanah desa dinilai sebagai win-win solution yang cerdas. Langkah ini tidak hanya menyelesaikan masalah rumah tidak layak huni (Rutilahu), tetapi juga menghindari konflik sosial terkait sengketa lahan di masa depan.Saat ini, pihak Pemerintah Desa Cigelam tengah bergerak cepat menginventarisasi lahan kosong milik desa yang paling siap dan strategis untuk ditempati. Warga berharap proses birokrasi dan pencarian lahan ini dapat selesai dalam waktu singkat agar pembangunan rumah baru bisa segera dimulai.Kisah Pak Oman dan Pak Supriatna menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang baik antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten mampu menghadirkan solusi konkret di tengah kebuntuan regulasi. Kini, kedua warga Cigelam tersebut bisa sedikit bernapas lega, menatap masa depan di hunian baru yang aman, nyaman, dan layak huni berkat kepedulian Om Zein. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta