Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Jumat, 14 Agustus 2026 00:40
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein menegaskan pentingnya penertiban bangunan yang berdiri di atas maupun mengganggu saluran irigasi di wilayah Kabupaten Purwakarta.Menurutnya, keberadaan bangunan di atas saluran irigasi tidak hanya menyangkut persoalan pemanfaatan ruang, tetapi juga berpotensi menghambat fungsi saluran yang memiliki kepentingan lebih luas bagi masyarakat.Om Zein meminta bagi siapapun pemilik bangunan yang berada di atas saluran irigasi untuk memahami bahwa penertiban dilakukan demi kepentingan bersama, terutama agar fungsi irigasi tetap berjalan optimal dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.“Silakan bongkar mandiri sebelum bongkar paksa,” tegas Om Zein.Pernyataan tersebut menjadi pesan tegas kepada para pemilik bangunan agar tidak menunggu sampai pemerintah melakukan tindakan penertiban. Pemerintah daerah mengedepankan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum dilakukan langkah penertiban sesuai ketentuan yang berlaku.Om Zein menekankan, saluran irigasi merupakan bagian penting dari infrastruktur yang harus dijaga. Jika saluran tertutup atau terganggu oleh bangunan, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh pemilik bangunan, tetapi dapat berimbas kepada masyarakat yang membutuhkan kelancaran aliran air.“Ini demi kepentingan bersama. Jangan sampai kepentingan pribadi mengorbankan kepentingan masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.Penertiban tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga fungsi infrastruktur publik serta memastikan saluran irigasi dapat digunakan sebagaimana mestinya.Pemkab Purwakarta diharapkan melakukan pendataan dan sosialisasi kepada masyarakat sebelum proses penertiban dilaksanakan. Dengan demikian, pemilik bangunan memiliki kesempatan untuk memahami ketentuan dan melakukan pembongkaran secara mandiri.Namun, apabila setelah diberikan kesempatan masih terdapat bangunan yang tetap berdiri dan mengganggu fungsi irigasi, pemerintah dapat mengambil langkah penertiban sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku.“Kalau bisa dibongkar sendiri, kenapa harus menunggu dibongkar pemerintah?” pungkas Om Zein. (Diskominfo Purwakarta)
Kamis, 13 Agustus 2026 14:38
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein turun langsung memonitor pelaksanaan Pelayanan Publik di Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Kamis, (13/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses masyarakat.Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi pelayanan dengan penuh antusias. Masyarakat memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan pemerintah, mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, perizinan, pembayaran pajak, hingga layanan sosial dan administrasi lainnya.Kehadiran berbagai layanan dalam satu lokasi tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan, pelayanan publik bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.“Pelayanan publik ini merupakan bentuk kasih sayang pemerintah kepada masyarakat. Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan secara langsung, mudah, dan tidak berbelit-belit,” ujar Om Zein.Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong inovasi pelayanan agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung. Pelayanan yang baik, kata dia, harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan rasa nyaman dan kepastian dalam setiap prosesnya.“Pemerintah hadir untuk melayani. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus kita dengarkan dan kita berikan solusi. Mudah-mudahan pelayanan seperti ini bisa terus kita tingkatkan,” katanya.Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan yang hadir langsung di tengah warga mendapat sambutan positif. Berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani dalam satu momentum melalui kolaborasi sejumlah perangkat daerah dan stakeholder terkait.Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap kegiatan Pelayanan Publik ini dapat menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, serta seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan prima.“Semoga melalui Pelayanan Publik ini, Pemerintah Daerah beserta seluruh stakeholder dapat terus bersinergi secara positif dalam rangka memberikan pelayanan terbaik dan prima kepada seluruh masyarakat Purwakarta,” pungkasnya. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 12 Agustus 2026 13:37
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Purwakarta yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Halaman Maya Datar, Rabu (12/8/2026).Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026 akan digelar pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan nasional tersebut menjadi momentum penting bagi Pramuka Penggalang untuk mengembangkan karakter, kemandirian, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan.Selain itu, Jamnas juga menjadi wadah untuk memperluas wawasan kebangsaan sekaligus mempererat persaudaraan antarpeserta Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.Pada pelaksanaan tahun ini, Kontingen Purwakarta mengirimkan 56 peserta yang merupakan utusan dan perwakilan pilihan dari seluruh kwartir di Kabupaten Purwakarta.Kontingen tersebut juga didukung oleh tujuh pembina pendamping, dua staf kontingen, serta dua pimpinan kontingen yang akan mendampingi peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.Dalam prosesi pelepasan, Bupati Purwakarta selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Purwakarta menyerahkan Pataka Kabupaten Wibawa Karta Raharja dan menyematkan rompi kontingen kepada perwakilan peserta.Prosesi tersebut menjadi simbol kesiapan Kontingen Purwakarta untuk membawa nama daerah dan mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026.Dalam amanatnya, Bupati Saepul Bahri Binzein berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan Jamnas dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab.Bupati juga menekankan pentingnya menerapkan nilai Panca Waluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, dan singer, sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku selama mengikuti kegiatan.“Jaga nama baik Purwakarta. Ikuti seluruh kegiatan dengan disiplin, penuh semangat dan tanggung jawab. Jadikan pengalaman di Jamnas ini sebagai bekal untuk menjadi generasi yang lebih baik,” pesan Bupati.Kepada para pembina dan pendamping, Bupati menitipkan tanggung jawab untuk senantiasa membimbing, mendampingi, serta menjaga seluruh peserta dengan penuh perhatian dan kasih sayang.Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti Jamnas dengan semangat, menjalin persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah, serta menyerap pengalaman dan keterampilan sebanyak-banyaknya.Menutup amanatnya, Bupati berharap seluruh rangkaian Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026 dapat berjalan aman dan lancar.Ia juga berharap para peserta mampu membawa pulang pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan potensi diri serta memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Purwakarta.“Selamat mengikuti Jambore Nasional. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa Pramuka Purwakarta siap, disiplin, dan berkarakter,”pungkasnya. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 12 Agustus 2026 06:00
Purwakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan, MP menghadiri sekaligus memimpin Rapat Persiapan Karnaval Mobil Hias Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Janaka, Pemda Purwakarta.Rapat tersebut digelar untuk mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Karnaval Mobil Hias Tahun 2026 yang menjadi bagian dari puncak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta, sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Purwakarta.Karnaval Mobil Hias dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026, tepat setelah pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek teknis menjadi pembahasan utama. Di antaranya terkait ketentuan dan teknis pelaksanaan, kriteria penilaian, profil serta mekanisme kerja dewan juri, rute karnaval, posisi dan urutan barisan peserta, rundown kegiatan, hingga dukungan panitia penyelenggara.Sekda Purwakarta menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak agar pelaksanaan karnaval dapat berjalan sesuai rencana.Ia mengimbau seluruh peserta dan panitia untuk memberikan kontribusi secara maksimal, termasuk mempersiapkan kendaraan hias, personel, serta berbagai kebutuhan teknis sejak jauh hari.Menurutnya, Karnaval Mobil Hias bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari momentum kebersamaan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan hari jadi daerah sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.“Seluruh peserta dan panitia harus mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kita ingin Karnaval Mobil Hias berjalan meriah, tertib, aman, dan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat Purwakarta,” ujar Sri Jaya Midan.Ia berharap pelaksanaan karnaval nantinya dapat memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap daerah dan semangat nasionalisme.Karnaval Mobil Hias 2026 juga diharapkan mampu menampilkan kreativitas dan inovasi dari para peserta melalui berbagai dekorasi kendaraan yang menggambarkan semangat kemerdekaan serta identitas Kabupaten Purwakarta.Dengan persiapan yang matang dan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Purwakarta optimistis rangkaian kegiatan pada 17 Agustus mendatang dapat berlangsung lancar dan meriah.Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian Prokompim Setda, Kepala Bagian Kesra Setda, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan Bank BJB Purwakarta, para camat se-Kabupaten Purwakarta, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta