Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Senin, 28 September 2026 01:45
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri acara Milangkala Desa Dangdeur ke-43 sekaligus peringatan satu tahun Pasar Sasagara dan Lingkung Seni Galura Jomantara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Sasagara, Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Minggu, (27/9/2026).Kegiatan ini menjadi momentum ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Dangdeur yang telah memasuki usia 43 tahun. Perayaan tersebut sekaligus menandai satu tahun perjalanan Pasar Sasagara dan Lingkung Seni Galura Jomantara dalam mendukung aktivitas ekonomi serta pelestarian budaya di tengah masyarakat.Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah, pengelola pasar, para pedagang dan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menciptakan suasana kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di tingkat desa.Perayaan Milangkala berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan yang mengangkat kekayaan budaya dan kesenian lokal. Masyarakat disuguhkan pertunjukan Mapag Budaya, tari jaipong Maung Lugay, paduan suara, hingga penampilan Lingkung Seni Galura Jomantara.Suasana semakin meriah dengan penampilan spesial dari Ohang dan Ceu Popon yang menghibur masyarakat yang hadir.Selain pertunjukan seni dan budaya, rangkaian acara juga diisi dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur serta penyerahan sertifikasi halal secara simbolis.Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan apresiasinya terhadap perjalanan Desa Dangdeur yang telah mencapai usia 43 tahun, sekaligus satu tahun keberadaan Pasar Sasagara dan Lingkung Seni Galura Jomantara.Menurutnya, keberadaan pasar dan ruang kesenian di tengah masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian sekaligus menjaga keberlangsungan budaya lokal.Ia berharap Pasar Sasagara dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi para pedagang serta masyarakat sekitar. Sementara itu, keberadaan Lingkung Seni Galura Jomantara diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai dan melestarikan kesenian daerah.Bupati juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga bagaimana pemerintah bersama masyarakat dapat membangun ruang ekonomi, sosial dan budaya yang memberikan manfaat nyata bagi warga.“Semoga Desa Dangdeur semakin maju, Pasar Sasagara semakin berkembang, dan kesenian serta budaya lokal terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.Begitu pula dengan Lingkung Seni Galura Jomantara yang diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat dalam menjaga, mengembangkan dan memperkenalkan kesenian serta budaya lokal kepada generasi berikutnya.Pemerintah berharap penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas perdagangan, pelestarian budaya, serta peningkatan perekonomian masyarakat Desa Dangdeur dan sekitarnya.Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Perumda Air Minum Gapura Tirta Rahayu (PDAM) Purwakarta, Ketua APDESI Purwakarta, para Kepala Desa se-Kecamatan Bungursari, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.Milangkala Desa Dangdeur ke-43 pun menjadi momentum untuk merayakan perjalanan desa sekaligus melihat keberadaan Pasar Sasagara dan Lingkung Seni Galura Jomantara sebagai bagian dari geliat ekonomi dan budaya masyarakat setempat. (Diskominfo Purwakarta)
Sabtu, 26 September 2026 13:49
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein membuka kegiatan Jalan Santai dan Ngosrek Istimewa dalam rangka memperingati Dies Natalis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-60 tahun. Kegiatan tersebut dipusatkan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.Kegiatan diawali dengan jalan santai yang dimulai dari halaman Bale Guru Linuhung Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Ngosrek menyusuri kawasan Jalan Baru hingga titik finish.Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis KAHMI ke-60. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan kebersamaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.Bupati juga menjelaskan bahwa Ngosrek merupakan salah satu program unggulan Kabupaten Purwakarta yang menjadi gerakan rutin untuk memungut sampah dan menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan.Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan yang menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan dinilai memiliki manfaat yang luas.“Melalui kegiatan Ngosrek, kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ini bukan sekadar memungut sampah, tetapi membangun kebiasaan dan kesadaran bersama,” ujar Bupati.Kolaborasi antara peringatan Dies Natalis KAHMI ke-60 dengan program Ngosrek diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah, alumni KAHMI, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.Jalan santai dan Ngosrek Istimewa tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga turut berkontribusi menjaga lingkungan sepanjang rute kegiatan hingga Jalan Baru sebagai lokasi finish.Momentum Dies Natalis KAHMI ke-60 pun tidak sekadar menjadi perayaan organisasi, tetapi turut diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya dalam membangun budaya hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan. (Diskominfo Purwakarta)
Sabtu, 26 September 2026 05:37
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri kegiatan Hajat Lembur yang digelar di Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta,Jumat,(25/9/2026) malam.Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana meriah dan penuh keakraban bersama masyarakat.Hajat Lembur tidak hanya menjadi sarana hiburan yang merakyat, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat kedekatan emosional antara pemimpin dan warga dalam suasana yang lebih cair.Perpaduan antara tradisi masyarakat, pemerintahan, dan ruang dialog publik menjadikan Hajat Lembur sebagai panggung kebersamaan yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan bahwa tugas utama seorang pemimpin pada dasarnya adalah menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.Menurutnya, kebahagiaan tersebut dapat diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat maupun peningkatan kualitas pelayanan publik.Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dalam pembangunan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.“Ketika rakyat bisa tersenyum lepas dan hidup dengan tenang, itulah tanda sejati dari kesejahteraan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.Bupati menilai pembangunan tidak hanya dapat diukur dari pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menciptakan rasa aman, nyaman, serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.Sementara itu, Kapolres Purwakarta menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).Menurutnya, menjaga kondusivitas wilayah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat juga sangat diperlukan, termasuk lingkungan keluarga.Karena itu, masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga keamaan dan ketertiban mulai dari lingkungan masing-masing sehingga suasana kondusif dapat terus dipertahankan.Kegiatan Hajat Lembur Desa Tegaldatar semakin semarak dengan hadirnya sejumlah artis dan pelawak, di antaranya Sule, Ohang, Gita KDI, Aep Bancet, Ceu Popon, serta Emka 9 PW.Kehadiran para pengisi acara tersebut menambah semarak kegiatan yang diikuti masyarakat dengan penuh antusias.Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta, anggota DPRD, para Kepala Perangkat Daerah, para Camat, tokoh masyarakat, para kepala desa se-Kecamatan Maniis, serta masyarakat Desa Tegaldatar dan sekitarnya.Hajat Lembur di Desa Tegaldatar pun menjadi gambaran bagaimana tradisi lokal dapat berjalan beriringan dengan pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara pemerintah dengan warga. (Diskominfo Purwakarta)
Jumat, 25 September 2026 01:27
Jakarta, 24 September 2026 - Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga hari pada 25 sampai 27 September 2026 merupakan hoaks.Informasi tersebut beredar melalui dokumen yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital dengan judul “Surat Peringatan” bernomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026. Dokumen tersebut mencatut nama dan tanda tangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta memuat klaim adanya gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional.Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa dokumen tersebut palsu. Tidak ada kebijakan pemadaman internet nasional selama tiga hari sebagaimana yang tercantum dalam dokumen yang beredar.“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026,” tegasnya di Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).Angga Raka Prabowo memastikan layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, serta aktivitas digital masyarakat tetap berjalan normal. Layanan seluler dan jaringan fiber optik juga tetap beroperasi seperti biasa.Ia juga membantah klaim mengenai gangguan besar pada satelit komunikasi nasional. Menurut Angga, tidak terdapat kondisi sebagaimana yang dinarasikan dalam dokumen palsu tersebut.“Seluruh layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, serta aktivitas digital masyarakat dipastikan berjalan dengan normal, aman, dan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.Komdigi juga memastikan tidak ada dasar bagi masyarakat untuk melakukan penarikan uang tunai secara berlebihan atau menghindari transaksi digital karena alasan pemadaman internet nasional. Sistem perbankan dan ATM tetap beroperasi normal.Angga Raka Prabowo mengatakan Komdigi bersama aparat penegak hukum menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan dokumen palsu tersebut. Penelusuran diperlukan untuk mengetahui sumber pembuatan dokumen, pola penyebarannya, serta pihak yang bertanggung jawab.“Kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri dan menangani pihak yang membuat maupun menyebarkan dokumen palsu ini. Ruang digital tidak boleh digunakan untuk menciptakan kepanikan melalui informasi yang tidak benar,” jelasnya.Komdigi mengingatkan masyarakat agar tidak meneruskan dokumen tersebut. Masyarakat dapat memeriksa kebenaran informasi mengenai kebijakan dan layanan komunikasi digital melalui kanal resmi pemerintah.Penyebaran informasi bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat juga memiliki konsekuensi hukum. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE mengatur larangan penyebaran informasi elektronik yang diketahui memuat pemberitahuan bohong dan menimbulkan kerusuhan di masyarakat. Ketentuan pidananya tercantum dalam Pasal 45A ayat (3).“Kami meminta masyarakat tidak panik dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Cek terlebih dahulu melalui kanal resmi Komdigi sebelum meneruskan informasi kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat lainnya,” ujar Angga Raka Prabowo.Komdigi akan terus menyampaikan informasi mengenai kondisi jaringan dan kebijakan komunikasi digital melalui kanal resmi kementerian di komdigi.go.id.
Kegiatan Kabupaten Purwakarta