Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Selasa, 28 Juli 2026 02:41
Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menjenguk bayi perempuan yang ditemukan warga di kawasan Babakan Johar, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, dan diduga ditelantarkan oleh orang tuanya, Senin, (27/7/2026).Om Zein datang ke Puskesmas Munjul Jaya untuk memastikan kondisi kesehatan bayi tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, bayi dalam keadaan sehat dan terus mendapatkan perawatan."Alhamdulillah kondisinya sehat, dan saya serahkan kepada Camat Kota, Pak Heri Anwar, untuk menjadi bapak asuhnya," ujar Om Zein.Dalam kesempatan itu, Om Zein juga menyampaikan pesan kepada ibu yang melahirkan bayi tersebut agar tidak takut mengakui identitasnya. Menurutnya, apabila alasan penelantaran karena persoalan ekonomi atau kesulitan mengasuh anak, Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap membantu mencarikan solusi."Siapa pun yang merasa melahirkan bayi ini, kalau memang merasa berat untuk mengurusnya, nanti kita urus. Yang penting ada nasabnya," kata Om Zein.Ia menambahkan, penanganan bayi akan lebih baik apabila identitas orang tua diketahui, sehingga hak-hak anak tetap terlindungi."Biar Pak Camat yang urus. Kalau orang yang lewat (mengasuh), kita juga khawatir," ujarnya.Om Zein kembali mengajak ibu bayi tersebut untuk berani mengakui perbuatannya tanpa rasa takut."Ibu atau teteh tidak mau mengurus tidak apa-apa, yang penting ibu akui. Kalau karena tekanan ekonomi atau persoalan lainnya, itu bisa kita selesaikan bersama. Mudah-mudahan nanti saat besar, anak ini menjadi orang yang sukses, bahkan menjadi pejabat," tuturnya.Ia berharap hati ibu dari bayi tersebut tergerak untuk datang dan menyampaikan pengakuan, sehingga pemerintah dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi."Semoga ibu dari bayi ini hatinya tersentuh, menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan, lalu segera mengaku. Jika ada permasalahan, kita selesaikan bersama-sama," kata Om Zein."Kami berharap siapa pun yang melahirkan bayi ini tidak takut untuk datang ke om Zein. Pemerintah hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mencari solusi terbaik agar hak-hak anak tetap terlindungi dan masa depannya terjamin," pungkasnya.Untuk sementara waktu, bayi perempuan tersebut masih menjalani perawatan di Puskesmas Munjul Jaya. Selain untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik, bayi juga masih berada di bawah pengawasan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.Sementara itu, Camat Purwakarta (Kota), Heri Anwar, menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan Bupati Purwakarta sebagai bapak asuh bagi bayi tersebut hingga ada keputusan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku."Ini adalah amanah dari Pak Bupati yang tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Yang terpenting saat ini adalah memastikan bayi ini mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan perawatan terbaik selama proses hukum dan administrasi berlangsung. Kami bersama pemerintah daerah akan mendampingi serta memenuhi kebutuhan bayi ini hingga ada keputusan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Heri Anwar. (Diskominfo Purwakarta)
Senin, 27 Juli 2026 04:43
Purwakarta - Pada Senin (27/07/2026), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta terus memperkuat tata kelola pengaduan pelayanan publik hingga ke tingkat satuan pendidikan melalui kegiatan pendampingan pengelolaan pengaduan berbasis Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) di UPTD SDN Ciwangi.Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola pengaduan di lingkungan sekolah agar mampu menangani setiap laporan masyarakat secara cepat, tepat, transparan, dan sesuai ketentuan. Dalam pendampingan ini, tim Diskominfo memberikan pemahaman mengenai mekanisme penerimaan, verifikasi, hingga tindak lanjut pengaduan yang masuk melalui SP4N-LAPOR! sesuai standar operasional prosedur (SOP).Selain itu, pihak sekolah juga dibekali tata cara melakukan input manual ke aplikasi SP4N-LAPOR! terhadap pengaduan yang diterima dari berbagai kanal, seperti layanan tatap muka, surat, telepon, maupun media sosial. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh laporan terdokumentasi secara terpadu sehingga memudahkan proses pemantauan, koordinasi, serta penyelesaiannya.Tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan aplikasi, pendampingan juga menekankan pentingnya pengelolaan pengaduan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Pengelola pengaduan didorong untuk memberikan respons yang cepat, menyampaikan informasi perkembangan penanganan kepada pelapor, serta memastikan setiap pengaduan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pelapor, melakukan klasifikasi pengaduan secara tepat, serta menyusun dokumentasi penanganan pengaduan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan di lingkungan sekolah.JF Pranata Hubungan Masyarakat Diskominfo Kabupaten Purwakarta, Andis Maulana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan pengaduan yang lebih baik."Pendampingan ini merupakan upaya memperkuat kapasitas pengelola pengaduan di lingkungan sekolah, sehingga setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif, transparan, dan sesuai prosedur," ujar Andis Maulana.Sementara itu, Kepala UPTD SDN Ciwangi Kabupaten Purwakarta, Hj. Totoh Fatonah, mengapresiasi pendampingan yang diberikan Diskominfo. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan pengaduan sehingga sekolah semakin siap menghadirkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat."Kami menyambut baik pendampingan dari Diskominfo Kabupaten Purwakarta karena memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan pengaduan melalui SP4N-LAPOR!. Pendampingan ini menjadi bekal bagi kami untuk membangun sistem pengaduan yang lebih tertib, responsif, dan sesuai prosedur, sehingga setiap masukan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik," ujar Hj. Totoh Fatonah.Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kabupaten Purwakarta berharap UPTD SDN Ciwangi dapat mengoptimalkan pengelolaan pengaduan secara profesional, responsif, dan tepat waktu. Pengelolaan pengaduan yang terdokumentasi dengan baik diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang akuntabel, transparan, partisipatif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.SP4N-LAPOR! merupakan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional yang mengintegrasikan berbagai kanal pengaduan masyarakat. Melalui sistem tersebut, setiap laporan dapat diteruskan kepada instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangannya. Dengan optimalisasi pemanfaatan SP4N-LAPOR!, diharapkan budaya pelayanan yang terbuka terhadap masukan masyarakat semakin tumbuh di lingkungan satuan pendidikan sehingga kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan terus meningkat. (Diskominfo Purwakarta)
Senin, 27 Juli 2026 01:57
Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, mendatangi rumah duka almarhum Sumarna, petugas keamanan (security) PJT II yang ditemukan meninggal dunia dan diduga menjadi korban pembunuhan.Dalam kunjungannya, Om Zein menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menemui istri dan anak almarhum untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Purwakarta."Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah ini," ujar Om Zein.Selain menyampaikan duka cita, Om Zein juga menerima curhatan dari Kepala Desa Kembang Kuning terkait kondisi keamanan di lingkungan tempat almarhum bertugas.Menurut Kepala Desa Kembang Kuning,Wahyu, kejadian tersebut menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak PJT II untuk meningkatkan sistem keamanan."Penerangan jalan, CCTV dan personel security ditambah,"ungkap Kepala Desa Kembang Kuning kepada Om Zein.Menanggapi hal itu, Om Zein menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak PJT II agar dapat menjadi perhatian bersama. Ia berharap peningkatan fasilitas keamanan seperti penerangan jalan, pemasangan CCTV, serta penambahan personel keamanan dapat meminimalisasi potensi tindak kriminal di kawasan tersebut.Om Zein juga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap penyebab pasti kematian almarhum sehingga keluarga memperoleh kepastian hukum dan keadilan atas peristiwa yang terjadi. "Kita serahkan ke pihak kepolisian kejadian ini untuk di usut tuntas,"ucapnya. (Diskominfo Purwakarta)
Minggu, 26 Juli 2026 03:53
Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten Purwakarta untuk tidak lupa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di daerah.Om Zein mengatakan, setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat melalui PBB akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program pembangunan dan pelayanan publik."Nanti uangnya akan digunakan untuk pembangunan di Purwakarta dan seluruhnya untuk kepentingan masyarakat," ungkap Om Zein.Ia menjelaskan, hasil penerimaan PBB dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk membiayai berbagai pembangunan, mulai dari perbaikan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga infrastruktur pendukung lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Karena itu, Om Zein mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menunaikan kewajiban membayar PBB tepat waktu. Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan, pembayaran PBB juga merupakan wujud nyata partisipasi masyarakat dalam membangun Purwakarta yang lebih maju."Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat, salah satunya dengan membayar PBB tepat waktu. Semakin tinggi kepatuhan masyarakat, semakin besar pula kemampuan daerah untuk menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi semua," ujarnya.Pemerintah Kabupaten Purwakarta pun berharap kesadaran masyarakat dalam membayar PBB terus meningkat, sehingga pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta