Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Minggu, 16 Agustus 2026 22:28
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menjadi pembina dalam Pengukuhan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Bale Paseban, Sabtu,(15/8/2026).Sebanyak 52 anggota Paskibraka Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 resmi dikukuhkan setelah melalui rangkaian seleksi dan pelatihan. Prosesi pengukuhan berlangsung penuh khidmat, ditandai dengan pengucapan Ikrar Putra Indonesia serta prosesi mencium Sang Saka Merah Putih.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purwakarta tidak hanya mengukuhkan para anggota Paskibraka sebagai pasukan yang akan menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga mengukuhkan mereka sebagai Duta Panca Waluya dan Duta Bela Negara.Pengukuhan tersebut ditandai dengan pemberian selendang secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka.Bupati Saepul Bahri Binzein menyampaikan dukungannya terhadap program Panca Waluya, sebuah konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sunda Jawa Barat yang bertujuan membentuk generasi unggul, berkarakter, berbudi pekerti luhur dan berakhlak.Panca Waluya terdiri dari lima nilai utama, yakni Cageur yang berarti sehat, Bageur atau baik hati, Bener atau benar, Pinter yang berarti pintar dan cerdas, serta Singer yang bermakna sigap dan terampil.Menurut Bupati, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda, terlebih kepada para anggota Paskibraka yang menjadi representasi generasi muda Purwakarta.“Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera. Kalian juga membawa nilai-nilai kebangsaan dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya,” ujar Om Zein.Ia berpesan agar para anggota Paskibraka menjaga kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab yang telah dibangun selama menjalani proses seleksi maupun pelatihan.“Jaga nama baik diri sendiri, keluarga dan Kabupaten Purwakarta. Jadilah generasi yang cageur, bageur, bener, pinter dan singer,” pesannya.Usai prosesi pengukuhan, Bupati Purwakarta bersama Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin serta jajaran Forkopimda memberikan ucapan selamat dan semangat kepada seluruh anggota Paskibraka Tahun 2026.Para anggota Paskibraka tersebut merupakan putra-putri terbaik yang terpilih melalui proses seleksi dan telah menjalani berbagai tahapan pembinaan serta pelatihan untuk mempersiapkan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.Puncak tugas mereka akan berlangsung pada 17 Agustus 2026, saat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Tingkat Kabupaten Purwakarta dilaksanakan di Taman Pasanggrahan Padjadjaran.Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap seluruh rangkaian tugas Paskibraka, baik pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih, dapat berlangsung lancar, tertib dan khidmat.Pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta beserta jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Kepala Badan Kesbangpol, para Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Purwakarta, pimpinan BUMN dan BUMD, perusahaan di Kabupaten Purwakarta, para camat, kepala desa/lurah, pelatih dan anggota Paskibraka, jajaran TNI-Polri, orang tua anggota Paskibraka serta tamu undangan lainnya.Momentum pengukuhan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa 52 anggota Paskibraka Purwakarta tidak hanya dipersiapkan untuk menjalankan tugas seremonial kenegaraan, tetapi juga diharapkan menjadi generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, disiplin serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (Diskominfo Purwakarta)
Minggu, 16 Agustus 2026 02:46
Purwakarta - Kisah seorang anak yang diduga menjadi korban kekerasan oleh ayah kandungnya sendiri kembali mendapat perhatian. Anak tersebut diketahui berasal dari Desa Citalang dan kemudian bertemu dengan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein di kawasan Lembur Harepan.Dalam pertemuan tersebut, sang anak datang bersama neneknya. Momen itu menjadi perhatian tersendiri bagi Om Zein yang kemudian berbincang dengan sang nenek mengenai kondisi dan perlindungan terhadap anak tersebut.Om Zein berpesan agar sang nenek tidak ragu menyampaikan kepadanya apabila ke depan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap cucunya.“Kalau nanti ada apa-apa dengan anak ini, bilang ke Om Zein. Jangan dipendam sendiri,”pesan Om Zein kepada sang nenek.Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus perhatian terhadap kondisi anak yang diduga pernah mengalami kekerasan di lingkungan keluarganya.Om Zein juga menekankan pentingnya memastikan anak mendapatkan rasa aman, perlindungan dan perhatian dari keluarga maupun lingkungan sekitar.Bagi Om Zein, persoalan yang menyangkut anak tidak boleh dianggap sepele. Ketika terdapat dugaan kekerasan, keselamatan dan masa depan anak harus menjadi perhatian utama.Ia berharap sang nenek dan keluarga dapat terus memberikan pendampingan serta memastikan anak berada dalam lingkungan yang aman dan nyaman.Pertemuan tersebut pun menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap anak membutuhkan kepedulian bersama. Tidak hanya keluarga, tetapi juga masyarakat dan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan anak-anak terbebas dari kekerasan.Om Zein menegaskan, komunikasi antara keluarga dan pemerintah harus terus dibangun agar setiap persoalan yang menyangkut masyarakat, khususnya anak-anak, dapat segera diketahui dan ditangani dengan baik.“Yang penting anak ini harus dijaga. Kalau ada masalah, sampaikan. Jangan sampai anak merasa sendirian,”ujar Om Zein.Perhatian tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan moral bagi sang anak sekaligus memberikan ketenangan bagi sang nenek dalam mendampingi cucunya. (Diskominfo Purwakarta)
Sabtu, 15 Agustus 2026 06:09
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta dari Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D. kepada Dr. Yudhi Kurniawan, S.H., M.H., bertempat di Plaza Hotel Purwakarta, Jumat, (14/8/2026).Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus ajang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Apsari Dewi atas dedikasi, sinergi, serta kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purwakarta,Om Zein menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kolaborasi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan Kejaksaan Negeri Purwakarta selama ini.Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.“Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi serta sinergi yang telah terjalin selama Ibu Apsari Dewi bertugas di Purwakarta. Semoga pengalaman dan pengabdian selama di Purwakarta menjadi bagian dari perjalanan tugas yang membawa kebaikan,” ujar Bupati.Om Zein juga menyampaikan ucapan selamat kepada Apsari Dewi atas amanah dan tugas barunya. Ia berharap hubungan baik yang telah terbangun selama ini tetap terjaga.Sementara kepada Kajari Purwakarta yang baru, Dr. Yudhi Kurniawan, S.H., M.H., Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Purwakarta.Bupati berharap kepemimpinan Kajari yang baru dapat semakin memperkuat komunikasi, koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan Kejaksaan Negeri Purwakarta.“Selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Purwakarta kepada Bapak Dr. Yudhi Kurniawan. Kami berharap komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang selama ini sudah terbangun dapat terus ditingkatkan,” katanya.Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum sangat penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel.Pemerintah Kabupaten Purwakarta, lanjut Bupati, siap membangun sinergi bersama Kejaksaan Negeri Purwakarta dalam mendukung berbagai program pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.“Yang paling utama adalah bagaimana sinergi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Purwakarta,” tegasnya.Pisah sambut tersebut diharapkan menjadi awal yang baik bagi kepemimpinan Kajari Purwakarta yang baru sekaligus menjaga kesinambungan kerja sama kelembagaan yang selama ini telah berjalan.Dengan kepemimpinan baru, Pemerintah Kabupaten Purwakarta optimistis kolaborasi bersama Kejaksaan Negeri Purwakarta semakin kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang baik serta memberikan kepastian dan pelayanan hukum yang bermanfaat bagi masyarakat. (Diskominfo Purwakarta)
Sabtu, 15 Agustus 2026 05:42
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein bersama Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purwakarta dalam rangka mengikuti dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia secara virtual.Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Purwakarta dan menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Jumat, (14/8/2026).Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami, didampingi jajaran Wakil Ketua DPRD. Kegiatan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta, perangkat daerah, serta para tamu undangan.Pidato kenegaraan tersebut disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026.Momentum tersebut menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah untuk menyimak secara langsung arah kebijakan nasional yang disampaikan Presiden. Hal ini sekaligus menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan dan program pembangunan di daerah dengan prioritas pembangunan nasional.Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan berbagai capaian pembangunan nasional yang telah diraih pemerintah selama dua tahun terakhir. Presiden juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Presiden turut mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan berbagai kebutuhan serta persoalan yang dihadapi rakyat secara langsung.Menurut Presiden, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian angka dan program pemerintah, tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.Pesan tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.Presiden Prabowo juga menyampaikan harapan agar kemakmuran masyarakat Indonesia terus terwujud dan demokrasi yang dijalankan mampu menghasilkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.Dengan semangat persatuan dan kecintaan terhadap Merah Putih, seluruh elemen bangsa diharapkan terus menjaga kebersamaan serta optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.Bagi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, momentum pidato kenegaraan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.Melalui semangat persatuan Indonesia, pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menjaga optimisme dan keberanian untuk membangun daerah serta bangsa menuju Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta