Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein menghadiri rangkaian puncak turnamen Srikandi Soccer APDESI Merah Putih & ABPEDNAS Cup 2026 yang digelar di Lapangan Mini Soccer Galuh Panca Rasa, Desa Cibeber, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta,Selasa,(22/9/2026).
Turnamen sepak bola wanita yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) tersebut berlangsung sejak 30 Agustus hingga 22 September 2026.
Kompetisi ini diikuti sebanyak 18 tim, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta.
Pada pertandingan final,Jasa Manggis Purwakarta berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan Phoenix Garut dengan skor akhir 3-1.
Dengan hasil tersebut, Jasa Manggis Purwakarta berhak mengangkat trofi juara Srikandi Soccer Competition APDESI Merah Putih & ABPEDNAS Cup 2026, sementara Phoenix Garut menempati posisi kedua.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein yang akrab disapa Om Zein mengapresiasi pelaksanaan Srikandi Soccer Competition APDESI Merah Putih & ABPEDNAS Cup 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan ruang bagi perempuan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Kita tidak hanya melihat pertandingan sepak bola, tetapi juga melihat semangat, sportivitas, kebersamaan dan keberanian perempuan untuk berprestasi,” ujar Om Zein.
Ia berharap kegiatan olahraga seperti Srikandi Soccer dapat terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak masyarakat desa.
“Lapangan desa harus hidup, harus dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang positif. Dari sini kita bisa menemukan dan mengembangkan potensi anak-anak muda maupun perempuan di desa,” katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi, panitia penyelenggara, APDESI Merah Putih, ABPEDNAS, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen.
“Selamat kepada Jasa Manggis Purwakarta yang menjadi juara. Bagi tim yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Yang paling penting adalah semangat untuk terus berlatih, menjaga sportivitas dan terus berprestasi,” tuturnya.
Om Zein berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai agenda kompetisi semata, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
“Olahraga menyatukan kita. Desa punya banyak potensi, dan tugas kita adalah membuka ruang agar potensi itu bisa tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.
Selain pertandingan final, kegiatan puncak turnamen juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Puncak kegiatan turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, jajaran Pimpinan Tinggi Madya Lingkup Kementerian Sosial dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, DPP APDESI Merah Putih, DPP ABPEDNAS, Forkopimda Kabupaten Purwakarta, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Jasa Manggis Purwakarta pun akhirnya menjadi tim yang membawa pulang trofi juara dari lapangan Mini Soccer Galuh Panca Rasa. (Diskominfo Purwakarta)