Purwakarta - Suasana penuh kehangatan dan motivasi mewarnai gelaran Festival Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diadakan di Kabupaten Purwakarta baru-baru ini.
Dalam acara yang bertujuan mengenalkan hukum sejak dini tersebut, sebuah momen emosional mencuri perhatian publik ketika Bupati Purwakarta, Om Zein, secara spontan menyatakan kesiapannya untuk menanggung biaya bekal seorang siswa SMP yang bercita-cita menjadi jaksa.
Festival Jaksa Masuk Sekolah merupakan program kolaborasi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Program ini dirancang untuk memberikan edukasi hukum, menanamkan nilai-nilai kejujuran, serta mencegah tindakan kriminal di kalangan remaja, seperti perundungan (bullying) dan kenakalan remaja. Namun, acara kali ini terasa berbeda dan lebih menyentuh hati berkat interaksi langsung antara kepala daerah dan para siswa.
Dialog Spontan yang Menginspirasi
Momen hangat tersebut bermula saat sesi tanya jawab interaktif. Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein, bersama jajaran tim Kejaksaan, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menyampaikan aspirasi dan impian mereka.
Seorang siswa SMP dengan berani berdiri dan mengungkapkan cita-citanya yang mulia. Dengan mata berbinar, ia menyatakan ingin menjadi seorang jaksa penegak keadilan di masa depan.
Kagum dengan keberanian dan tekad anak muda tersebut, Om Zein langsung memberikan apresiasi yang luar biasa.
Mendengar latar belakang dan perjuangan sang siswa, Om Zein tanpa ragu berkomitmen untuk membantu meringankan beban keluarganya.
Ia berjanji akan menanggung biaya bekal dan kebutuhan sekolah siswa tersebut demi memastikan jalannya menuju cita-cita tidak terhambat oleh faktor ekonomi.
"Anak-anak Purwakarta tidak boleh takut bermimpi besar. Jika ada yang punya tekad kuat untuk membangun bangsa, seperti menjadi jaksa, pemerintah dan kita semua wajib mendukungnya," ujar Om Zein di sela-sela acara.
Komitmen Pemkab Purwakarta terhadap Pendidikan
Tindakan nyata dari Bupati Purwakarta ini langsung disambut tepuk tangan riuh dari ratusan siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa Festival Jaksa Masuk Sekolah tidak hanya menjadi wadah edukasi hukum formal, tetapi juga ruang humanis yang mampu menyalakan lilin harapan bagi generasi muda.
Pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta turut mengapresiasi langkah responsif Om Zein. Mereka berharap dukungan ini dapat memicu semangat siswa-siswi lain di Purwakarta untuk berprestasi dan menjauhi pelanggaran hukum.
Edukasi hukum yang dikemas secara dialogis dan penuh empati seperti ini dinilai jauh lebih efektif tertanam dalam benak para remaja.
Melalui program Festival Jaksa Masuk Sekolah, Pemkab Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas pendidikan dan karakter anak bangsa.
Dengan adanya jaminan dukungan dari pemimpin daerah, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi generasi emas dari Purwakarta yang siap menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia di masa depan. (Diskominfo Purwakarta)