Purwakarta – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, dengan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein.
Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Pemda Purwakarta pada Selasa, 14 Juli 2026.
Momen kedatangan Pimpinan kementerian yang mengurusi desa ini diabadikan langsung melalui unggahan di akun TikTok pribadi milik Om Zein. Dalam potongan video yang beredar, keakraban kedua tokoh publik ini langsung terlihat begitu Mendes PDT menginjakkan kaki di pendopo rumah dinas.
"Wah, udah terkenal nih," seloroh Yandri Susanto menyapa Om Zein sambil tersenyum sumringah, menunjukkan kedekatan yang sudah terjalin erat di antara keduanya.
Desa Sebagai Benteng Pertahanan Ekonomi
Menanggapi kunjungan kerja sang menteri, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap pembangunan berbasis desa di wilayahnya.
"Selamat datang Menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bapak H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd. di Purwakarta. Desa adalah benteng pertahanan ekonomi negara," tegas Om Zein hangat.
Pernyataan Om Zein tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, memperkuat sektor ekonomi dari tingkat desa merupakan fondasi utama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global ke depan.
Agenda Besar Mendes PDT di Purwakarta
Kunjungan kerja Mendes PDT Yandri Susanto ke Kabupaten Purwakarta kali ini membawa agenda yang sangat strategis bagi penguatan aparatur dan kelembagaan desa. Terdapat dua agenda utama yang dihadiri oleh politisi kakap tersebut, antara lain:
* Pelantikan Pengurus Pusat PAPDESI: Menghadiri prosesi pelantikan Pengurus Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI).
* Pelantikan DPP PABPDS: Melantik secara langsung Pengurus DPP PABPDS (Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia) untuk masa bakti periode 2026–2030.
Sinergi antara kepala desa (melalui PAPDESI) dan Badan Permusyawaratan Desa (melalui PABPDS) diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang jauh lebih solid, transparan, dan akuntabel.
Komitmen Bersama Membangun Daerah Tertinggal
Dalam arahannya, Mendes PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara jajaran pemerintah daerah dengan organisasi-organisasi yang menaungi perangkat desa.
Purwakarta dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan nasional dalam hal tata kelola regulasi dan kemandirian ekonomi desa.
Pelantikan pengurus PABPDS periode 2026–2030 ini juga diharapkan menjadi momentum baru bagi para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk meningkatkan fungsi pengawasan serta kemitraan yang harmonis dengan kepala desa.
Pertemuan yang berlangsung santai namun sarat akan makna strategis ini ditutup dengan diskusi mengenai program-program unggulan Kementerian Desa yang dapat disinkronisasikan dengan visi pembangunan Kabupaten Purwakarta di bawah kepemimpinan Om Zein.
Dengan adanya dukungan penuh dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pemkab Purwakarta optimistis dapat terus menggenjot potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, pariwisata berbasis desa, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) demi kesejahteraan masyarakat luas. (Diskominfo Purwakarta)