Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, secara resmi membuka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Purwakarta yang digelar di Arboretum Bambu Linuhung, Kamis,(23/7/2026).
Momentum tersebut menjadi ajang untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Om Zein menegaskan dukungannya terhadap implementasi Program Panca Waluya, konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sunda yang menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat.
Program tersebut menanamkan lima nilai utama kepada anak-anak, yakni Cageur (sehat), Bageur (baik hati), Bener (berperilaku benar), Pinter (cerdas), dan Singer (sigap atau terampil).
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
"Anak-anak adalah aset bangsa yang harus dibimbing sejak dini agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun sesama," ujar Om Zein.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Purwakarta juga memberikan selendang penghargaan kepada empat anak inspiratif yang dikenal sebagai Pandawara Cilik.
Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta memberikan nama Pangariksa Bumi, yang berarti penjaga dan perawat bumi, sebagai bentuk apresiasi atas aksi nyata mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Keempat anak tersebut adalah Raffa Putera Maulana, Radit Arka Faizi dari SDN 5 Nagri Kaler, Athar Yudistira dari SDN 6 Nagri Kaler, dan Fauzan dari SDN 7 Nagri Kaler.
Berawal dari pertemanan dan lingkungan tempat tinggal yang sama, mereka terinspirasi oleh kelompok Pandawara untuk melakukan aksi bersih-bersih di sekitar rumah.
Dengan dukungan orang tua, mereka secara rutin membersihkan saluran air, got, hingga sampah di aliran sungai di sekitar permukiman mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Aksi sederhana namun berdampak tersebut menjadi contoh nyata bahwa anak-anak mampu menjadi agen perubahan melalui tindakan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bupati berharap semangat yang ditunjukkan Pangariksa Bumi dapat menginspirasi anak-anak lainnya di Kabupaten Purwakarta untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif, kreatif, dan bermanfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa masih banyak anak-anak Purwakarta yang memiliki prestasi membanggakan di berbagai bidang.
Karena itu, sinergi antara orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat diperlukan dalam mendidik dan membentuk karakter anak agar menjadi generasi yang mampu mengharumkan nama Purwakarta.
Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Purwakarta turut dihadiri Kepala KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah IV, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta beserta jajaran kepala perangkat daerah, Camat Bungursari, Kepala Desa Karangmukti, Kepala Desa Cikopo, serta para tamu undangan lainnya. (Diskominfo Purwakarta)