Purwakarta - Belakangan ini, tren nikah hemat di KUA kian populer dan digandrungi oleh kalangan pasangan pengantin muda-mudi. 

Selain dinilai lebih praktis, konsep pernikahan ini memangkas biaya besar yang biasanya dialokasikan untuk resepsi mewah, sehingga modal nikah dapat dialihkan untuk tabungan masa depan.

Merespons fenomena positif ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta bergerak cepat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya sarana Kantor Urusan Agama (KUA). 

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah KUA Pondok Salam. Meskipun minat masyarakat untuk menikah di sana terus melonjak, kondisi infrastruktur saat ini dirasa kurang memadai karena Kantor KUA Pondok Salam masih terletak di gang sempit.

Akses Terbatas, Om Zein Proses Hibah Tanah Baru

Kondisi jalan yang sempit menuju KUA Pondok Salam kerap menyulitkan rombongan pengantin yang membawa kendaraan. 

Menanggapi keluhan dan kebutuhan warganya, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, langsung mengambil langkah konkret.

Om Zein menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah akan segera memproses permohonan hibah tanah di wilayah Pondok Salam. 

Tanah hibah ini nantinya akan dialokasikan khusus untuk pembangunan gedung baru KUA Pondok Salam agar memiliki fasilitas yang lebih representatif, luas, dan mudah diakses oleh kendaraan roda empat. 

Langkah ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan para pasangan muda yang ingin mendaftarkan pernikahan mereka.

Momen Haru Om Zein Bukakan Pintu Mobil Dinas Gratis

Komitmen Om Zein dalam mendukung gerakan nikah hemat di KUA tidak hanya ditunjukkan melalui perbaikan infrastruktur, tetapi juga lewat aksi humanis yang menyentuh hati warga. 

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah menyediakan fasilitas mobil dinas Om Zein gratis yang bisa digunakan oleh para pengantin baru.

"Pernikahan adalah momen sakral. Kami ingin memastikan masyarakat merasa bahagia dan dihargai, salah satunya dengan memfasilitasi hari bahagia mereka menggunakan mobil dinas bupati," ujar Om Zein.

Sebuah pemandangan penuh makna terlihat saat sepasang kekasih yang memanfaatkan program nikah hemat ini tiba di lokasi. 

Secara simbolis, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) tampak turun langsung membukakan pintu mobil dinas yang dipakai oleh kedua pasangan pengantin yang telah tiba menuju KUA.

Aksi ramah dan penuh kepedulian dari orang nomor satu di Purwakarta ini langsung menuai pujian dari masyarakat. Layanan mobil dinas gratis ini menjadi solusi nyata bagi pasangan muda-mudi yang ingin menghemat biaya transportasi di hari pernikahan mereka.

Dengan adanya rencana relokasi KUA Pondok Salam ke tempat yang lebih layak serta dukungan fasilitas premium yang merakyat, tren nikah hemat di KUA di Purwakarta diprediksi akan semakin diminati. 

Pemerintah berharap langkah-langkah solutif ini dapat membantu mewujudkan keluarga baru yang sejahtera tanpa harus terbebani oleh biaya pernikahan yang tinggi. (Diskominfo Purwakarta)