Purwakarta - Sebuah kisah pernikahan unik di Purwakarta mendadak viral di media sosial dan mencuri perhatian publik.
Pasangan pengantin baru membuktikan bahwa gengsi bisa dikalahkan oleh logika masa depan. Meski sang pengantin wanita menerima maskawin fantastis berupa perhiasan emas seberat 31 gram, mereka justru lebih memilih melangsungkan prosesi nikah hemat di KUA.
Keputusan antirustik dan anti-mainstream ini langsung mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein.
Sebagai bentuk kekaguman, Om Zein memberikan hadiah spesial berupa fasilitas bulan madu spesial bagi kedua mempelai.
Alasan Pilih Nikah Hemat di KUA: "Hajatan Cuma Sehari"
Bagi sebagian besar masyarakat, pernikahan sering kali diidentikkan dengan pesta pora dan hajatan besar yang memakan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah. Namun, tidak bagi pasangan asal Purwakarta ini.
Saat ditanya mengenai alasannya memilih konsep nikah hemat di Kantor Urusan Agama (KUA), pengantin wanita memberikan jawaban cerdas yang menampar realitas sosial saat ini.
"Nikah itu cuma sehari, sayang kalau punya uang cuma dipakai buat hajatan mahal. Lebih baik uangnya ditabung untuk kehidupan setelah menikah," ungkap sang pengantin wanita.
Pernyataan ini dinilai sangat realistis. Alih-alih menghabiskan modal nikah demi gengsi pesta satu hari, mereka memilih mengalokasikan dana tersebut untuk investasi masa depan, yang dibuktikan dengan mahar emas 31 gram yang bernilai tinggi dan berpotensi menjadi aset jangka panjang.
Dapat Apresiasi dari Bupati Purwakarta Om Zein
Kisah inspiratif pasangan ini rupanya sampai ke telinga orang nomor satu di Purwakarta. Bupati Om Zein mengaku sangat kagum dengan pola pikir modern dan bijak dari pasangan tersebut.
Menurutnya, tindakan mereka bisa menjadi contoh bagi generasi muda lainnya agar tidak terjebak dalam lingkaran "utang demi gengsi" saat menikah.
Sebagai bentuk apresiasi nyata atas kampanye nikah hemat ini, Om Zein tidak tanggung-tanggung memberikan hadiah.
Beliau memfasilitasi pasangan pengantin baru ini untuk menikmati bulan madu gratis di Guest House Rumah Dinas Bupati Purwakarta.
Fasilitas ini bukan sembarang tempat. Guest House tersebut merupakan area eksklusif yang biasanya hanya disediakan untuk menyambut tamu-tamu spesial kenegaraan.
"Kini, pasangan yang nikah hemat ini sama spesialnya. Kami sediakan fasilitas terbaik ini untuk mereka sebagai apresiasi atas pemikiran mereka yang sangat bijak," ujar Om Zein.
Tren Nikah di KUA Makin Digandrungi
Fenomena ini menegaskan bahwa tren nikah gratis di KUA atau nikah sederhana kini mulai bergeser menjadi sebuah kebanggaan, bukan lagi karena keterbatasan ekonomi.
Netizen pun ramai-ramai memberikan pujian atas keputusan pasangan ini. Banyak yang setuju bahwa esensi pernikahan adalah sahnya ijab kabul dan kesiapan mengarungi bahtera rumah tangga setelah acara selesai.
Bagaimana dengan Anda? Apakah tertarik mengikuti jejak pasangan viral asal Purwakarta ini untuk nikah hemat di KUA dan mengalokasikan budget-nya untuk investasi emas? (Diskominfo Purwakarta)